Mobil Terbakar di SPBU Perawas Belitung, Ternyata Ada Jeriken Berisi BBM dalam Mobil yang Terbakar
Proses pemadaman lebih kurang satu jam lebih karena ada beberapa jeriken dalam kendaraan tersebut. Itu berisikan BBM...
Penulis: Asmadi Pandapotan Siregar CC | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Selain itu, pihak damkar juga belum bertemu pemilik kendaraan yang mengetahui kronologis kejadian.
SPBU Perawas Dipasang Garis Polisi dan Tidak Layani Pembeli
Pasca kejadian kebakaran satu unit mobil, SPBU Perawas, Kecamatan Tanjungpandan tidak melayani pembeli pada Selasa (15/8/2023).
Baca juga: Masih Jadi Incaran, Harga HP OPPO A16 dan HP OPPO A17 Turun di Agustus 2023, Spesifikasi Mumpuni
Baca juga: Soal dan Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 17-18 Tema Pamflet Wisata, Kurikulum Merdeka
Baca juga: 12 Film Tentang Kemerdekaan Indonesia yang Cocok Ditonton saat 17 Agustus, Ada Film Janur Kuning
Pintu masuk SPBU yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Perawas ditutup menggunakan rantai tanpa aktifitas apapun.
Sementara mobil yang terbakar masih di posisi awal di belakang SPBU dengan kondisi hangus.
Menjelang siang, suasana di SPBU mulai sepi hanya petugas internal yang lalu lintas di dalam area.
Tapi di lokasi sudah kebakaran sudah terpasang garis polisi.
Pantauan posbelitung.co beberapa bagian bangunan kantor SPBU retak dan terkelupas akibat hawa panas api.
Bahkan terdapat kaca yang pecah yang berada di samping lokasi kebakaran
Penjelasan Direktur PT BJS soal Jeriken di Mobil Terbakar di SPBU Perawas
Terkait kebakaran mobil jenis minibus Ertiga nomor polisi BN 1094 WE yang terbakar di SPBU Perawas, Tanjungpandan, Belitung, Selasa (15/8/2023) ditemukan beberapa jeriken berisi BBM pada bagian dalam mobil.
Direktur PT Billiton Jaya Semesta (BJS) Leo Fernando menjelaskan, pada saat mobil itu terbakar, kondisi SPBU dalam keadaan tidak ada pengisian BBM, terutama BBM jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP/Pertalite).
Pasalnya pada saat itu, ada mobil tangki pertamina sedang menyalurkan BBM ke tangki timbun. Prosedurnya pada saat suplai BBM, tidak boleh ada aktivitas pengisian BBM ke kendaraan.
Baca juga: Harga Oppo A54 RAM 6GB/128GB Terbaru Agustus 2023, Speak Handal Harga Terjangkau, Super Layarnya
Baca juga: 11 Pahlawan Nasional Pejuang yang Turut Memperjuangkan Kemerdekaan, Wajib Tahu di HUT Ke-78 RI
Baca juga: 60 Contoh Soal dan Kunci Jawaban Pilihan Ganda PAT IPS Kelas 7 Semester 2
"Jadi kami yakini mobil itu tidak ada ngisi ke mobil pada saat di dalam SPBU. Prosedur nya pada saat pengisian tangki, aktivitas pengisian BBM ke kendaraan tidak boleh ada," kata Leo kepada Posbelitung.co, Selasa (15/8/2023).
Ia menyakini kebakaran mobil tersebut disebabkan karena ada korsleting listrik pada mobil, sehingga mobil mengeluarkan api dan terbakar.
"Itu mobil pak Wendi Direktur yang satu nya, beliau memang biasa bawak jeriken di dalam mobil (berisikan) BBM, untuk keperluan genset. Jadi kami pastikan tidak ada pengisian BBM ke mobil pada saat kejadian," tegasnya.
Namun, lanjut Leo, tak memungkiri jika ada 'permainan' di lapangan. Tetapi kami sebagai manajemen sudah menegaskan sejak awal, tidak boleh mengisi jeriken di SPBU terutama untuk pertalite dan BBM subsidi lain.
"Kami pantau dari Jakarta karena sedang di luar daerah. Tapi kami tegaskan memang tidak boleh mengisi BBM ke jeriken khusus untuk pertalite," ucapnya. (*/posbelitung.co/Disa Aryandi/)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20230815-Sebuah-mobil-terbakar-di-dalam-area-SPBU-Perawas-Desa-Perawas-Kecamatan-Tanjungpandan.jpg)