Berita Bangka Belitung
Investasi di Babel Serap 3 Ribuan Tenaga Kerja
Dari besaran PMDN dan penanaman modal asing (PMA) itu berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 3.803 orang.
POSBELITUNG.CO, BANGKA -- Berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Bangka Belitung (Babel), realisasi investasi hingga triwulan II (Januari-Juli 2023) sebesar Rp4,9 Triliun.
Dari besaran realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) itu berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 3.803 orang.
Akademisi atau Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Pertiba Suhardi mengatakan investasi memiliki kapasitas yang kuat untuk menyerap tenaga kerja.
"Hal ini karena proses investasi menggerakkan sejumlah aktivitas ekonomi yang secara langsung maupun tidak langsung menciptakan peluang kerja baru.
Ketika suatu perusahaan, pemerintah, atau investor memutuskan untuk mengalokasikan modal dalam proyek atau usaha tertentu, hal itu memberikan efek domino dalam ekosistem ekonomi," ujar Suhardi, Minggu (20/8/2023).
Dia membeberkan investasi sering melibatkan pembangunan infrastruktur fisik seperti gedung, jalan, jembatan, dan fasilitas produksi.
"Proses ini membutuhkan banyak pekerjaan konstruksi, mulai dari pekerja kasar hingga ahli teknis, seperti arsitek dan insinyur sipil.
Selanjutnya, ketika infrastruktur tersebut selesai dibangun, akan ada kebutuhan untuk menjaga dan merawatnya, yang menghasilkan pekerjaan dalam pemeliharaan dan perawatan jangka panjang," katanya.
Selain itu, investasi dalam ekspansi usaha atau pengembangan industri juga berdampak besar pada penyerapan tenaga kerja.
"Misalnya, jika sebuah pabrik ditingkatkan kapasitas produksinya, mereka akan membutuhkan lebih banyak pekerja untuk mengoperasikan mesin tambahan dan mengelola produksi yang lebih besar.
Bahkan dalam skala yang lebih kecil, investasi dalam usaha atau start-up baru dapat menciptakan pekerjaan dalam berbagai bidang seperti pemasaran, penjualan, administrasi, dan produksi," katanya.
Tak hanya itu, investasi juga memiliki dampak positif pada sektor layanan pendukung. Proyek-proyek besar atau ekspansi bisnis memerlukan dukungan logistik, distribusi, pemasaran, dan layanan keuangan.
Semua ini menciptakan permintaan untuk pekerjaan yang mendukung operasional perusahaan.
"Sebagai daerah kepulauan, kita belum optimal menggarap sektor kelautan dan perikanan yang memiliki potensi besar, kurang lebih 80 persen wilayah kita didominasi laut hal ini tentunya memberikan peluang investasi dalam sektor perikanan tangkap maupun budidaya, pengolahan pakan, pengolahan hasil laut, dan pengembangan infrastruktur kelautan dapat mendukung pertumbuhan sektor ini," katanya.
Investasi pada industri pengolahan juga masih cukup memiliki peluang yang cukup menjanjikan, seperti industri makanan dan minuman, dan pengolahan hasil pertanian, pengolahan logam dan pengolahan kerajinan tangan, sektor ini dapat menciptakan nilai tambah lokal dan peluang pekerjaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/para-pencari-kerja-dalam-job-fair-2018-di-balai-latihan-kerja-babel-selasa-85_20180508_183814.jpg)