Berita Bangka Belitung
Usulan KEK di Tanjung Gunung dan Pantai Timur tak Ada Kelanjutan
Usulan kawasan ekonomi khusus (KEK) di Tanjung Gunung Bangka Tengah dan Pantai Timur, Sungailiat Bangka belum ada kelanjutan
Penulis: Riki Pratama |
POSBELITUNG.CO, BANGKA -- Usulan kawasan ekonomi khusus (KEK) di Tanjung Gunung Bangka Tengah dan Pantai Timur, Sungailiat Bangka belum ada kelanjutan yang menggembirakan.
Dewan nasional KEK belum menetapkan apapun terkait dua usulan tersebut.
Padahal KEK Pariwisata Babel itu sudah diusulkan sejak lama.
Sedangkan Tanjung Kelayang Belitung yang diusulkan sejak 2013, sudah ditetapkan sebagai KEK pada 2016.
"Jadi harus memperjuangkan KEK tersebut, apapun harus diperjuangkan. Bagaimana, upaya kerjasama antara pengusaha dan pemerintah daerah dalam membentuk kawasan ini," kata Ketua Komisi II DPRD Babel, Agung Setiawan, kepada Bangkapos.com, Senin (11/9/2023) di DPRD Babel.
Politikus Nasdem ini, menjelaskan ada tim yang telah terbentuk berkaitan dengan KEK di Tanjung Gunung Bangka Tengah dan Pantai Timur, Sungailiat Bangka, untuk kembali bergerak memperjuangkan, sehingga KEK cepat terwujud.
"Tentu apabila ini terwujud akan menjadikan Babel tambah sejahtera. Multi player effek akan bertumbuh, tim ini harus banyak bergerak, jangan sampai kawasan ini tidak jadi, kemudian dikembalikan ke awal lagi. Harus diperjuangkan, kejar lagi ke pusat," tegasnya.
Berkaitan dengan adanya kendala terkait wilayah laut, yang masih memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) harus segera diselesaikan.
"Mengenai persoalan di Sungailiat, terkait daerah masih menjadi IUP, itu dapat dikelarkan. Apabila masih ada timah, untuk dapat diambil, setelah itu baru diserahkan. Tinggal komunikasi yang baik saja," terangnya.
Ia mengharapkan, ketua dari tim pembentukan KEK dapat kembali bergerak, untuk berperan aktif. Setelah diajukan, terkait adanya kekurangan untuj dapat diperbaiki segera.
"Jangan diam diam saja, nanti KEK tidak jadi, investor masuk kasian. Jadi tim terbentuk ini harus rajin punya komitmen, untuk menjadikan ini multi player effek di daerah," terangnya.
Ia mencontohkan, daerah Belitung, yang saat ini telah memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan harus dapat dicontoh untuk di Pulau Bangka.
"Lihat Belitung berhasil, di Bangka belum bisa belajar dari Belitung, memang Pulau Belitung andalannya menjadi daerah wisata. Bangka ini dijadikan industri, di Bangka bukan hanya industri. Tetapi juga pariwisata ada di Bangka. Jadi sama, ada kelebihan dan kekurangan masing-masing," terangnya.
Senada disampaikan, Anggota Komisi IV DPRD Babel, Aksan Visyawan, mengharapkan persoalan KEK pariwisata dapat diselesaikan segera oleh pemerintah, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya.
Selain itu, ia meminta pemerintah daerah dapat terbuka, mengenai persoalan dan hambatan terkait KEK pariwisata yang belum juga terwujud.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/1109-agung-setiawan.jpg)