Warga Demo Angels Wing

Aliansi Umat Islam Babel Tagih Janji Pj Gubernur Untuk Menutup Angel's Wing

Dengan tegas, Aliansi Umat Islam Bangka Belitung meminta Tempat Hiburan Malam (THM) Angel's Wing (AW) Bar & Resto ditutup.

|
Penulis: Arya Bima Mahendra |
Bangkapos/Arya Bima Mahendra
Aliansi Umat Islam Babel saat aksi damai meminta Angel's Wings ditutup, Jumat (22/9/2023) di Kampung Dul, Pangkalan Baru, Bangka Tengah. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA -- Dengan tegas, Aliansi Umat Islam Bangka Belitung meminta Tempat Hiburan Malam (THM) Angel's Wing (AW) Bar & Resto ditutup.

Pernyataan sikap itu disampaikan melalui aksi damai yang dilakukan pada Jumat, (22/9/2023) di depan gerbang masuk Angle's Wing yang berada di Kelurahan Dul, Kecamatan Pangkalan Baru, Bangka Tengah.

Baca juga: BREAKING NEWS : Aliansi Umat Islam Babel Aksi Damai Minta Penutupan Angles Wing

Dalam aksi tersebut, Muktabari selaku Korlap aksi damai tersebut menyampaikan upaya yang sudah dilakukan dan sikap Aliansi Umat Isl Babel berkenaan dengan Angel's Wing.

Dikatakannya, Aliansi Umat Islam Babel sudah melakukan dengan DPRD Babel, Kepala perizinan satu pintu Pj Gubernur Babel untuk menyampaikan keluhan dan adanya dugaan pelanggaran secara norma agama, norma adat dan peraturan yang dilakukan oleh AW, yang mana AW diduga menjual minuman beralkohol baik berkadar sampai dengan 5 persen maupun di atas 5 persen serta aduan atas pelanggaran jam izin operasional.

Aksi damai Aliansi Umat Islam Bangka Belitung meminta penutupan Angle's Wing Bar & Resto di Kampung Dul, Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Jumat (22/9/2023).
Aksi damai Aliansi Umat Islam Bangka Belitung meminta penutupan Angel's Wing Bar & Resto di Kampung Dul, Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Jumat (22/9/2023). ((Bangkapos/Arya Bima Mahendra))

"Pj Gubernur Babel saat menerima audiensi dari Aliansi Umat Islam Babel di rumah dinas, ketika merespon tuntutan dari Aliansi mengenai penutupan AW menyampaikan, jika memang tidak setuju dengan berdirinya AW maka tinggal dibalik saja proses yang sudah dilakukan oleh AW sebelumnya, yaitu dengan meminta tanda tangan penolakan dari warga, RT, RW, Lurah, Camat sampai dengan Bupati. Hal ini pun sudah dipenuhi oleh aliansi, namun tetap saja sampai sekarang AW belum ditutup oleh Pj Gubernur," kata Muktabari.

Lanjut dia, bahkan Pj Gubernur  mengundang forkopimda rapat dan dari pihak AW serta aliansi membahas mengenai hal ini.

Dari aliansi tetap menagih janji Pj Gubernur untuk menutup AW karena seluruh persyaratan yang diminta sudah dipenuhi oleh aliansi.

Namun kata dia, Pj Gubernur justru membentuk tim independen untuk menyikapi AW dan mengenai hal ini pihak aliansi tidak bersedia, yaitu dengan tidak mengirimkan nama karena aliansi merasa Pj Gubernur tidak komitmen mengenai hal ini.

Kemudian, pada saat rapat bersama forkopimda, pihak AW menyampaikan jika memang ditemukan pelanggaran, maka mereka siap menerima sanksi. Demikian pula yang dinyatakan Pj Gub, jika ada pelanggaran kita akan berikan sanksi.

Oleh karena itu, pihak aliansi pun berusaha untuk menemukan bukti pelanggaran AW yang antara lain adalah dijualnya minuman beralkohol sampai dengan 5 persen.

"Lalu, ditemukan juga minuman beralkohol bermerk Jagermeister, yang berdasarkan penulisan kami di beberapa laman website mengandung alkohol 35 persen," jelas Muktabari.

Selain itu, pihak aliansi juga menemukan flyer publikasi salah satu kegiatan AW yang menampilkan foto wanita sexy.

"Kami juga menemukan sebuah flyer lomba (Barbie Challenge) dengan logo AW di bagian atasnya, yang mana hadiahnya terdapat minuman gold royale, red royale dan black royale dengan kandungan alkohol 30-45 persen," tuturnya.

Oleh karena itu menurutnya, Aliansi sudah melakukan upaya yang maksimal dalam berjuang menghilangkan kemaksiatan dan kemungkaran ini agar AW ditutup, namun Pj Gubernur tidak bisa diharapkan.

"Dan kami sebagai masyarakat merasa kecewa dan kehilangan kepercayaan kepada Pj Gubernur," tegasnya.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved