Berita Belitung Timur
Belitung Timur Punya Pesantren Pertama yang Telah Terdaftar di Kemenag
Kabupaten Belitung Timur memiliki pondok pesantren pertama yang diberi nama Pesantren Roudlotus Sahliyyin Al-Mustarsyidin.
Penulis: Rusaidah |
POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Pesantren Roudlotus Sahliyyin Al-Mustarsyidin merupakan pesantren pertama milik Kabupaten Belitung Timur yang telah terdaftar di Kementerian Agama (Kemenag).
"Kita mendirikan pesantren ini selain untuk menyebarkan dakwah Islam tapi juga ingin membentuk generasi muda di Kelapa Kampit dan sekitarnya sebagai generasi yang paham agama, tidak hanya di permukaan tapi juga mendalam," kata Pimpinan Pesantren Roudlotus Sahliyyin Al-Mustarsyidin, Masykur Rahman kepada posbelitung.co, Selasa (24/10).
Ia mengatakan, kecakapan beragama harus dipupuk sejak dini sehingga regenerasi orang yang pandai agama tidak hilang dan ada terus penerusnya.
"Saya punya beberapa murid madrasah yang bagus soal agama. Tapi setelah lulus kepandaian itu memudar. Kalau ngaji pasti bisa, tapi kalau belajar fiqih, kitab-kitab, huruf arab gundul dan lainnya tidak bisa. Kita butuh generasi yang pandai agama dan diajarkan sejak dini," kata Masykur.
Pesantren ini sekaligus menjadi pesantren pertama di Belitung Timur yang terdaftar di Kemenag RI untuk menyelenggarakan pendidikan keagamaan berasrama alias mondok.
Masykur mengaku, awalnya pesantren ini adalah madrasah dan sejak dua tahun terakhir dilakukan pengurusan terhadap izin pesantren yang setingkat dengan MTs. Sekarang pesantren ini memiliki sekitar 40 santri yang mondok dan sekitar 100 santri yang tidak mondok.
"Pengajarnya ada sekitar 30 orang," kata Masykur.
Ke depan dia berencana akan mengembangkan pesantrennya ini sampai memiliki sekolah MA yang setara dengan SMA supaya cakupan siswanya makin luas.
"Tapi saat ini fokus mengembangkan pesantren ini dulu karena operasional yang dibutuhkan tidak sedikit," kata Masykur.
Lanjutnya, sejauh ini menjalankan operasional pesantrennya dengan dana dari donatur-donatur di Belitung Timur. Karena itu, dia bilang jika masyarakat yang punya rezeki lebih bisa menyisihkannya untuk para santri yang ada di pesantren ini.
"Kami sangat terbuka jika ada perusahaan atau perorangan yang ingin berdonasi untuk operasional pesantren kami ini," kata Masykur.
Terpisah, Kasi Papkis Kemenag Belitung Timur, Isral bilang hadirnya pesantren ini bisa membuat orang tua yang ingin memondokkan anaknya tidak perlu jauh-jauh lagi ke luar daerah karena sudah ada di Belitung Timur.
Dia bilang hadirnya pesantren ini juga bisa memperbaiki angka lama usia sekolah bagi para pelajar di Belitung Timur yang saat ini berada di angka bawah.
"Saya pikir pesantren ini menjadi berkah bagi daerah kita karena satu-satunya pesantren atau sekolah pendidikan keagamaan yang terdaftar di Kemenag RI, yang izinnya nasional," kata Isral.
Dia berharap pesantren ini akan melahirkan insan-insan yang unggul dan islami dalam mencerdaskan juga generasi-generasi muda dari segi agama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/Belitung-Timur-memiliki-pondok-pesantren-pertama-Pesantren-Roudlotus-Sahliyyin-Al-Mustarsyidin.jpg)