Berita Belitung

Spot Memancing Pintu Masuk Wisata Selat Nasik, Diikuti 70 Peserta

Turnamen memancing sport fishing Belitung de Sintak 2023 yang digelar Dinas Perikanan Kabupaten Belitung diadakan di Desa Selat Nasik.

Penulis: Rusaidah |
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Kapal-kapal peserta lomba memancing yang bersandar di dermaga Desa Selat Nasik, Jumat (3/11). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Turnamen memancing sport fishing Belitung de Sintak 2023 yang digelar Dinas Perikanan Kabupaten Belitung diadakan di Desa Selat Nasik, Kecamatan Selat Nasik.

Turnamen memancing yang diikuti 70 tim peserta, ada peserta lokal maupun peserta dari luar Bangka Belitung (Babel).

Bupati Belitung Sahani Saleh mengatakan, turnamen memancing ini menjadi pintu masuk terbukanya potensi pariwisata di Kecamatan Selat Nasik. Apalagi kehadiran para peserta dari luar Babel ditempatkan di homestay milik warga setempat.

"Di sini tidak mungkin membangun hotel, makanya masyarakat harus melihat potensi untuk membangun homestay. Peserta tidur di homestay, ke depan kalau makin banyak orang datang, homestay hidup," katanya, Jumat (3/11).

Dampak dari turnamen memancing diharapkan terus berkelanjutan bagi masyarakat. Para penghobi memancing yang datang ke Belitung, khususnya ke Desa Selat Nasik diharapkan bisa kembali meski tidak ada event tapi karena memang hobi dan terkesan akan keramahan masyarakat setempat.
Perkembangan homestay selanjutnya dibarengi dengan perkembangan UMKM.

Kesiapan Pulau Mendanau, Kecamatan Selat Nasik, sebagai destinasi wisata pun terbilang tak perlu diragukan. Lantaran sarana prasarana dan infrastruktur yang sudah sangat mendukung.

Seperti kemudahan akses karena sudah ada pelabuhan penyeberangan dan kapal Roro yang memungkinkan penyeberangan kendaraan roda empat.

Selain itu, pulau yang terdiri dari tiga desa yakni Desa Selat Nasik, Petaling, dan Suak Gual ini telah memiliki akses jalan yang baik, juga listrik, air, dan jaringan internet.

Daya tarik lain yang dimiliki Kecamatan Selat Nasik juga tradisi budaya seperti Maras Taun. Juga potensi keanekaragaman flora dan fauna, seperti adanya bakau berusia lebih dari 100 tahun di Pulau Langer dan hewan endemik tusena atau tupai Selat Nasik. (posbelitung.co)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved