Mohammed Deif, si 'Mata Satu' Pemimpin Hamas Paling Diburu Israel, Ternyata Ahli Bom dan Terowongan
Sejak penyerangan Hamas itu, Israel membalas dengan berkali-kali lipat. Tentara Israel menyerang Gaza siang dan malam melalui udara dan darat. Hing...
Penulis: Asmadi Pandapotan Siregar CC | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
POSBELITUNG.CO -- Nama Mohammed Deif kini banyak diperbicangkan.
Mohammed Deif adalah salah satu osok yang disebut paling bertanggung jawab atas operasi Hamas baru-baru ini.
Serangan dadakan Hamas, yang dikenal sebagai Operasi Badai Al Aqsa, pada Sabtu (7/10) kemarin benar-benar membuat Israel marah besar.
Israel pun kemudian membalas serangan itu dengan tak kalah galaknya.
Diketahui Mohammed Deif merupakan militan Palestina dan komandan militer tertinggi Brigade Izz ad-Din al-Qassam, sayap militer kelompok Hamas.
Mohammed Deif kini menjadi salah satu orang paling dicari oleh Israel.
Terkini, hidung Diuf ditunjuk sebagai orang paling bertanggung jawab atas serangan Hamas kepada Israel pada 7 Oktober 2023 lalu yang menewaskan sekira 1.400 orang.
Baca juga: Israel Bombardir Lingkungan Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Suasana Kian Mencekam
Baca juga: Jokowi di KTT OKI: Lebih 190 Pemimpin Negara, Tak Satupun Mampu Hentikan Kekejaman Israel
Baca juga: Biodata Rinoa Aurora Senduk, Pacaran dengan Leon Dozan Malah Dianiaya, Sang Pacar Tak Takut Polisi
Deif beriringan dengan nama pemimpin Hamas lain, Yahya Sinwar, dalam hal daftar pencarian orang (DPO) Israel saat ini.
Wajah Deif muncul dalam siluet di televisi dan menyatakan dimulainya serangan pada 7 Oktober.
Sejak penyerangan Hamas itu, Israel membalas dengan berkali-kali lipat.
Tentara Israel menyerang Gaza siang dan malam melalui udara dan darat.
Hingga hari ini, lebih dari 11.000 warga Gaza terbunuh.
Lebih dari setengahmya merupakan perempuan dan anak-anak.
PBB bahkan menyebut Gaza sebagai kuburan anak-anak.
Profil Deif
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20231116-Mohammed-Deif-pemimpin-sayap-militer-Hamas.jpg)