Militan Houthi Yaman Bajak Kapal Israel di Laut Merah, Kantor Netanyahu Salahkan Iran
mereka akan menargetkan … kapal-kapal yang membawa bendera entitas Zionis, kapal-kapal yang dioperasikan oleh perusahaan-perusahaan Israel...
Penulis: Asmadi Pandapotan Siregar CC | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Kurang dari seminggu yang lalu pemimpin Ansarallah Abdel Malik al-Houthi mengatakan bahwa matanya terbuka dan berjanji untuk memantau dan menemukan kapal-kapal Israel di Laut Merah.
“Kami akan terus merencanakan operasi tambahan. Kami tidak bisa berhenti,” katanya.
Ia menambahkan bahwa “Kami tidak akan ragu untuk menargetkan kapal-kapal yang terkait dengan Israel."
Perlawanan Yaman sering melakukan serangan drone dan rudal terhadap Israel, yang dimulai bulan lalu sebagai bentuk solidaritas terhadap perlawanan Palestina di Gaza.
Baca juga: Israel Bombardir Lingkungan Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Suasana Kian Mencekam
Baca juga: Mohammed Deif, si Mata Satu Pemimpin Hamas Paling Diburu Israel, Ternyata Ahli Bom dan Terowongan
Baca juga: Harga HP Oppo A17 Terbaru di November 2023, HP Entry Level yang Masih Diminati, Turun Rp200 Ribuan
Sebagai tanggapan, tentara Israel telah mengerahkan kapal perang ke Laut Merah.
Menurut laporan media Ibrani, beberapa serangan ini telah dicegat oleh Arab Saudi dan Yordania.
Meskipun demikian, Yaman telah berjanji untuk terus menyerang Israel.
Perdana Menteri Pemerintah Keselamatan Nasional (NSG) Yaman, Abdulaziz bin Habtour, mengatakan pada 10 November bahwa Sanaa akan terus melakukan serangan terhadap Israel selama kampanye pembersihan etnis di Gaza terus berlanjut.
Bin Habtour menambahkan bahwa serangan akan terus berlanjut meskipun ada kemungkinan kemunduran dalam perundingan perdamaian dengan koalisi pimpinan Saudi di Yaman, karena memperjuangkan Palestina adalah “tugas suci bagi setiap Muslim dan Arab.”
Pemerintah Sanaa juga memutuskan untuk melarang semua barang buatan AS dan yang diproduksi oleh perusahaan internasional yang mendukung pendudukan Israel di Palestina.
Houthi akan Sita Kapal Israel dan Pendukungnya
Sebelumnya pada Minggu (19/11/2023), Houthi mengumumkan dimulainya operasi untuk menyerang kapal-kapal berbendera Israel.
Houthi memperingatkan pelaut internasional untuk tidak bekerja di perusahaan semacam itu.
Yahya Saree memperbarui peringatan untuk menargetkan kapal milik Israel atau pendukung Israel.
"Mata kami terbuka untuk terus memantau dan mencari kapal Israel mana pun di Laut Merah," kata Yahya Saree.
"Kami menegaskan kelanjutan operasi militer kami terhadap Israel sampai agresi dan kejahatan buruk terhadap saudara-saudara Palestina kami di Gaza dan Tepi Barat berhenti," tambahnya.
Baca juga: Bacaan Doa Ampuh Supaya Tidak Takut dan Bikin Makhluk Halus Panas dan Lari Ketakutan!
Baca juga: Harga HP Oppo November 2023, Lengkap dari Bandrol Rp 1-14 Jutaan, Oppo A17 yang Masih Diminati
Baca juga: Harga HP OPPO Reno8 T Terbaru November 2023 dan Spesifikasi, Spek Gahar, Gambar Detail dan Tajam
Israel Tuduh Iran Terlibat Pembajakan Kapal
Israel Serang Rumah Sakit Nasser di Gaza, 21 Orang Tewas Termasuk Jurnalis dan Petugas Medis |
![]() |
---|
Daftar Nama 6 ABK KM Osela Masih Hilang di Laut Babel, Tim SAR Hentikan Pencarian |
![]() |
---|
Sosok Hamzah Nakhoda KM Osela dari Belitung Selamat Saat Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Hilang |
![]() |
---|
Israel Cabut 3.000 Pohon Zaitun Warga Palestina di Tepi Barat, Berdalih Timbulkan Ancaman Keamanan |
![]() |
---|
Israel Siapkan Evakuasi Sejuta Warga Palestina, Netanyahu Tegaskan Target Kuasai Gaza |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.