Mahasiswa Asal Medan Tewas di Kosan Bali, Pemilik Kos Curiga Banyak Lalat dan Darah

Alat kelamin pecah dan mengeluarkan darah, sekujur tubuh lebam, mulut dan hidung mengeluarkan darah, engsel siku tangan bergeser. Darahnya mengalir...

Kompas.com
Cerita keluarga korban mahasiswa asal Siborongborong, Tapanuli Utara, Sumatra Utara sebelum ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya, Badung, Bali. 

Saat pertama kali ditemukan, alat kelamin Aldi pecah dan mengeluarkan darah.

Keluarga korban pun kian meyakini jika Aldi adalah korban pembunuhan.

"Adik saya ALDI SAHILATUA NABABAN yang berstatus mahasiswa di Elisabeth International Bali ditemukan MENINGGAL DIBUNUH di kostnya Nusa Dua Koi Kos, Gang Kunci, Jalan By Pass Ngurah Rai No.23, Benoa, Kuta Selatan (kamar kos no 10 lantai 1) (Indekos), KAB. BADUNG, KUTA SELATAN, BALI

Alat kelamin pecah dan mengeluarkan darah, sekujur tubuh lebam, mulut dan hidung mengeluarkan darah, engsel siku tangan bergeser

Baca juga: Boikot Merek Barat Melanda Timur Tengah, Berhasil Turunkan Jumlah Pelanggan, Coca Cola Tersingkir

Baca juga: Harga Oppo A17k dan Oppo A17 di Akhir November 2023, Hanya Selisih Rp200 Ribu, Cek Spesifikasi ini

Baca juga: Doa Orang Terzalimi dan Tersakiti, Amalkan setiap hari, Penguat Iman dan Jadi Penolong saat Susah

Kasus ditangani POLSEK KUTA SELATAN dan POLRESTABES DENPASAR," jelasnya.

Tak hanya kejanggalan pada tubuh korban, keluarga korban juga tak dijinkan untuk melihat proses autopsi di RS Bhayangkara Medan.

Bahkan dokter yang ditunjuk oleh keluarga korban untuk ikut melihat proses autopsi juga ditolak oleh Dokter Forensik.

"Sekarang jenazah sedang di autopsi di RS Bhayangkara Medan

Tapi dari PIHAK KELUARGA TIDAK DIPERBOLEHKAN IKUT MENYAKSIKAN PROSES AUTOPSI

Sementara kami pihak keluarga sudah memberi opsi untuk diwakilkan dokter yang ditunjuk keluarga tapi tidak diterima oleh DOKTER FORENSIK DESI dah bahkan ruangan bedah dikunci rapat dan dikawal penjaga

Kami tidak diperbolehkan mendokumentasikan jenazah dari mulai pembukaan peti sampai di autopsi," tulis kakak Aldi.

Monalisa dan keluarga masih berharap kasus kematian adiknya bisa diselidiki.

"Saya MONALISA NABABAN sebagai kakak kandung dan seluruh keluarga besar Aldi memohon dengan sangat kepada BAPAK PRESIDEN JOKOWI DAN BAPAK KAPOLRI untuk menangkap dan menghukum seberat-beratnya yang membunuh adik saya Aldi," katanya.

Lebih jauh, dilansir dari Tribun Medan, Monalisa Nababan, kakak korban awalnya mendapatkan kabar meninggal dunia, pada Sabtu (18/11/2023) kemarin.

"Kami dapat kabar hari Sabtu jam sembilan pagi," kata Monalisa kepada Tribun-medan, Rabu (22/11/2023) hari ini.

Baca juga: Cara Sadap Whatsapp Tanpa Sentuh HP Pasangan Gratis, Bisa Monitor Chat dan Rekam Suara

Baca juga: 30 Contoh Soal dan Kunci Jawaban UAS/PAS Sosiologi Kelas 12 SMA Semester 1

Baca juga: Harga HP OPPO A17k Resmi Turun Rp 300.000 di November 2023, Cek Spesifikasinya

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved