Berita Bangka Selatan
RPJPD Bangka Selatan, Debby: Diperlukan Sumber Daya Manusia Unggul dan Berdaya Saing
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025-2045 akan benar-benar dirasakan masyarakat jika disusun secara matang sejak dini.
POSBELITUNG.CO - Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025-2045 akan benar-benar dirasakan masyarakat jika disusun secara matang sejak dini.
Pasalnya, sejauh ini pihaknya berfokus pada isu-isu yang bersentuhan langsung dengan warga. Sehingga berdampak kepada sejumlah sektor pembangunan di daerah.
Hal ini dikatakan oleh Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi.
Menurutnya, RPJPD selama 20 tahun ke depan mencakup kemiskinan, pertanian, hingga layanan kesehatan.
Perencanaan ini sangat penting, karena memang akan menentukan bagaimana kondisi Negeri Junjung Besaoh. Maka dari itu dirinya mengajak semua pihak untuk bisa memajukan daerahnya.
"Saya mengajak seluruh stakeholder dan seluruh komponen masyarakat pada momen yang sangat baik ini untuk bersama-sama wujudkan masyarakat Bangka Selatan. Utamanya yang unggul dan berdaya saing," kata Debby, di Toboali Basel, Selasa (28/11/2023) kemarin.
Baca juga : Biodata Paulina Pandjaitan, Istri KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, Ternyata Dia Anak Menko Marves
Menurut dia, dalam penyusunan RPJPD perlu dilakukan kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP). Itu sebagaimana sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah.
Lalu, evaluasi rancangan peraturan daerah tentang RPJPD dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Sekaligus tata cara Perubahan RPJPD, RPJMD sekaligus Rencana Kerja Pemerintah Daerah.
RPJPD merupakan penjabaran dari visi, misi, arah kebijakan, dan sasaran pokok pembangunan daerah jangka panjang.
Disusun dengan berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional dan Rencana Tata Ruang Wilayah. Mengacu ke pasal 22, rancangan awal RPJPD dibahas dengan para pemangku kepentingan.
"Banyak hal dan dinamika yang akan terjadi untuk Kabupaten Bangka Selatan dalam perjalanan 20 tahun ke depan. Oleh sebab itu, diperlukan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing untuk mengelola kabupaten ini," jelas Debby.
Baca juga : Biodata Gideon Tengker Ayah Nagita Slavina, Ultah ke-69 Tanpa Kehadiran Anak dan Istri
Menurutnya, Bangka Selatan akan dihadapkan pada tantangan global dan nasional seperti isu megatren yang berdampak secara global.
Bonus demografi yang harus disikapi dengan baik dan optimal menjadi potensi. Di mana penduduk usia produktif menjadi aset yang harus dikembangkan setiap daerah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20230509-Debby-Vita-Dew.jpg)