Berita Belitung Timur
Jelang Iduladha, Pemkab Beltim Waspadai Kenaikan Harga Pangan
Inflasi April 2026 dan potensi lonjakan permintaan jelang Iduladha mendorong Pemkab Belitung Timur memperkuat pengendalian...
Penulis: Kautsar Fakhri Nugraha | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap pergerakan harga kebutuhan pokok menyusul rilis inflasi April 2026 yang tercatat sebesar 0,36 persen.
Langkah ini juga dipicu oleh potensi lonjakan permintaan menjelang Hari Raya Iduladha yang kerap berdampak pada kenaikan harga sejumlah komoditas pangan.
Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, Bayu Priyambodo menjelaskan bahwa faktor energi ikut andil dalam pergerakan harga di pasar. Kenaikan harga LPG dan BBM pada April lalu pastinya menambah biaya logistik pengiriman barang pokok.
“Ke depan, kita perlu mewaspadai potensi kenaikan inflasi pada bulan Mei, terutama menjelang Hari Raya Iduladha. Beberapa komoditas seperti beras, cabai, daging ayam, dan daging sapi berpotensi mengalami kenaikan harga,” ujar Bayu.
Menghadapi bulan Mei, Bayu mengingatkan seluruh pihak untuk mewaspadai siklus tahunan kenaikan harga pangan. Hari Raya Iduladha diprediksi akan memicu peningkatan permintaan pada komoditas tertentu yang rawan mengalami kelangkaan.
“Upaya menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok menjadi penting agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan kesejahteraan dapat meningkat,” ucapnya.
Beberapa komoditas yang diawasi ialah beras, cabai, daging ayam, dan daging sapi. Keempat bahan pangan ini biasanya mengalami lonjakan harga yang cukup tajam seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk perayaan hari raya.
Pemkab Beltim juga berkomitmen memperkuat kerja sama lintas sektor. Koordinasi bersama instansi vertikal, distributor besar, hingga pelaku usaha ritel akan ditingkatkan guna memastikan stok pangan di gudang-gudang logistik tetap aman.
“Pemerintah Kabupaten Beltim akan terus memperkuat pengendalian inflasi melalui kerja sama lintas sektor, baik dengan instansi vertikal, pelaku usaha, maupun masyarakat,” ungkap Bayu.
Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada BPS dan rekan-rekan media yang telah membantu menyebarluaskan informasi statistik. Informasi ini dinilai sangat berharga bagi pemerintah daerah dalam menentukan intervensi pasar jika diperlukan. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)
| 100 Siswa SD di Belitung Timur Beradu di Final FLS3N 2026 untuk Rebut Tiket ke Provinsi |
|
|---|
| KSPSI Beltim Peringatkan Perusahaan Jangan Abaikan Hak Pekerja |
|
|---|
| DPRD Beltim Keluarkan 52 Rekomendasi untuk Evaluasi Kinerja Pemkab 2025 |
|
|---|
| Bupati Beltim akan Panggil Manajemen PT SMM, Pertanyakan Realisasi Plasma Baru 6,5 Persen |
|
|---|
| Kisah Sukses Mariati Pengusaha Kripik Pisang di Manggar Bisa Tembus Pasar Internasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20260505-PENGENDALIAN-INFLASI-Staf-Ahli-Bupati-Bidang-Ekonomi-Pembangunan.jpg)