Berita Pangkalpinang

Debitur Kabupaten Bangka Mendominasi Penyaluran KUR 2023

Kabid Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kanwil DJPb Provinsi Babel Zamrud Utami menuturkan, penyaluran dana KUR 2023 terjadi penurunan.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rusaidah | Editor: Novita
Istimewa/Dok. DJPb Babel
Pelaksanaan media briefing perkembangan data fiskal/ekonomi regional Babel, Kamis (30/11/2023). 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kanwil DJPb Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (DJPb Babel) Zamrud Utami menuturkan, penyaluran dana KUR 2023 terjadi penurunan. 

Hal ini selaras dengan adanya peraturan baru yang persyaratan penyaluran KUR belum pernah menerima kredit/pembiayaan investasi/modal kerja komersial, dapat menghambat akselerasi penyaluran.

"Masyarakat kurang peduli pentingnya NIB dalam berusaha sehingga menjadi kendala dalam mempercepat penyaluran KUR. Kurangnya pemahaman calon penerima KUR terhadap legalitas usaha. Dan masih adanya persepsi masyarakat bahwa KUR merupakan hibah dari pemerintah sehingga terdapat kecenderungan untuk tidak/sulit melakukan pembayaran angsuran," kata Utami saat memaparkan media briefing perkembangan data fiskal/ekonomi regional Babel, Kamis (30/11/2023).

Adapun realisasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) sampai dengan Oktober 2023 sebesar Rp973,78 miliar.

Dana KUR tersebut telah disalurkan kepada 13.691 debitur ,yang didominasi penyaluran terbanyak berasal dari Kabupaten Bangka yang mencapai 25,16 persen dari total penyaluran.

Selain pembiayaan melalui KUR, lanjut Utami,pihaknya juga mencatat penyaluran pembiayaan ultra mikro (UMi) sepanjang Oktober 2023 sebesar Rp58,38 miliar yang disalurkan kepada 12.323 debitur.

Penyaluran pembiayaan UMi didominasi oleh Kabupaten Bangka sebesar 41,19 persen dari total penyaluran.

"Dalam penyaluran UMi ini turut dilakukan oleh Pegadaian yang berfokus pada program KUR super mikro. Bagi debitur yang tidak lolos kurasi KUR/masih non-bankable akan dialihkan ke pembiayaan UMi," imbuhnya.

Kata Utami, sektor makan dan minuman saat ini tumbuh pesat. Untuk itu pihaknya mendorong agar pemerintah ikut serta memfasilitasi UMKM melalui program-program dengan gencar melakukan pembinaan, sosialisasi dan lainnya. 

(Posbelitung.co/t3)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved