Mbah Moen Wisudawan Tertua, Kuliah Usia 71 Tahun, Lulus Usia 84 Tahun, Sopir Angkot Bergelar S1

Mbah Moen berprofesi sebagai seorang sopir angkot namun ia tetap mengabdikan diri untuk terus belajar di perguruan tinggi.  Mbah Moen harus menyele...

SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz/IST via TribunTrends.com
Wagimoen wisuda (kanan), ilustrasi angkot (kiri). Kisah Mbah Moen wisudawan tertua umur 84 tahun, jadi sopir angkot hingga lulus setelah 26 semester. 

Masuk Kuliah di Usia 71 Tahun

Mbah Moen, seorang pejuang yang gigih, terus semangat menjalani kuliah meskipun dihadapkan dengan berbagai keterbatasan.

Prestasinya ini tidak terjadi tanpa hambatan, terutama di usia senja.

Baca juga: Biodata dan Media Sosial Ade Armando, Dibayangi Sanksi PSI Gegara Pernyataan soal Dinasti Politik

Baca juga: Wanita ini Sembunyikan Kehamilannya, Bayi Membusuk di Kandungan hingga Tim Medis sampai Muntah

Baca juga: Harga Oppo Reno8 T 5G Akhir November 2023 dan Spesifikasi: Ponsel Canggih dengan Kamera Setara DSLR

Mbah Moen memutuskan untuk mendaftar kuliah pada usia 71 tahun pada tahun 2010.

Pada awalnya, kondisi fisiknya masih cukup energik, meski berjalan sudah terasa sedikit tertatih-tatih.

Sosok Mbah Moen, Wisudawan Tertua UT Usia 84 Tahun, Tempuh 26 Semester, Masuk Kuliah Usia 71 Tahun,Mbah Moen diketahui menjadi wisudawan tertua di Universitas Terbuka, yang mana ia menjadi sarjana di usia 84 tahun.
Sosok Mbah Moen, Wisudawan Tertua UT Usia 84 Tahun, Tempuh 26 Semester, Masuk Kuliah Usia 71 Tahun,Mbah Moen diketahui menjadi wisudawan tertua di Universitas Terbuka, yang mana ia menjadi sarjana di usia 84 tahun. (IST/Tribun Medan)

Namun, pada tahun 2013, Mbah Moen mengalami penurunan pendengaran dan harus menggunakan alat bantu dengar.

Selama menjalani perkuliahan di UT, Mbah Moen menghadapi tantangan tambahan, seperti mengikuti kegiatan belajar online.

Meski demikian, UT Bogor memberikan perhatian khusus agar Mbah Moen dapat menyelesaikan tugas-tugas kuliahnya.

Terkadang, dia harus bolak-balik ke kantor UT Bogor untuk mengikuti ujian di ruang khusus.

Perjuangan Mbah Moen tidak hanya terbatas pada itu.

Ketika pandemi COVID-19 melanda, Mbah Moen harus menjalani ujian dengan metode take home exam (THE), di mana soal-soal ujian dikerjakan di rumah melalui akses internet dengan batas waktu tertentu untuk pengumpulan jawaban.

Berbeda dengan mahasiswa yang lain, Mbah Moen justru diberi bantuan agar datang ke Posko Ujian UT Bogor.

Hal itu dikarenakan, dia tidak bisa menggunakan komputer, sehingga petugas posko ujian akan memandu dari awal mengunduh naskah ujian hingga selesai mengunggah jawaban ujiannya di aplikasi.

Baca juga: 55 Contoh Soal dan Kunci Jawaban Pilihan Ganda PAS/UAS PJOK Kelas 10 SMA/MA, Kurikulum Merdeka

Baca juga: Harga HP Oppo A57 Periode Desember 2023, dan Spesifikasi, HP Murah Ini Bawa Memori Internal 128 GB

Baca juga: 25 Contoh Soal dan Jawaban Pilihan Ganda PAT Ekonomi Kelas 10 Semester 2

Mbah Moen ternyata Pensiunan Staf AD

Mbah Moen yang merupakan pensiunan staf Angkatan Darat (AD) dan tinggal sendiri setelah istrinya wafat pada 2007 ini terlihat gigih dan pantang menyerah.

Sebab, kuliah online dengan segala macam tugas, dia dapat melaluinya dengan sungguh-sungguh.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved