Berita Pangkalpinang
Bukit Besar Dinobatkan Jadi Kelurahan Terbersih di Pangkalpinang
Pemerintah Kota Pangkalpinang menobatkan Kelurahan Bukit Besar Kecamatan Girimaya sebagai kelurahan terbersih
Penulis: Suhendri CC |
POSBELITUNG.CO, PANGKALPINANG - Pemerintah Kota Pangkalpinang menobatkan Kelurahan Bukit Besar Kecamatan Girimaya sebagai kelurahan terbersih di Pangkalpinang, Senin (11/12/2023).
Posisi kedua ditempati Kelurahan Sinar Bulan, disusul Pasir Garam (ke-3), Batin Tikal (ke-4), Gabek Dua (ke-5), Keramat (ke-6), Kacang Pedang (ke-7).
Penilaian untuk menentukan kelurahan terbersih tersebut dilakukan pada 1-7 Desember 2023.
Penilaian dilakukan oleh dinas lingkungan hidup (DLH), dinas kesehatan, satpol PP, dan inspektorat.
“Perlombaan ini merupakan pekerjaan tambahan untuk setiap kelurahan untuk menjadikan daerahnya menjadi bersih. Sekarang boleh kita lihat beberapa jalan yang awalnya kotor sekarang sudah lebih bersih, dan ini awal untuk kita. Jadi mohon untuk mempertahankan kebersihan kelurahan kita," kata Penjabat Wali Kota Pangkalpinang Lusje Anneke Tabalujan dalam sambutannya pada acara pemberian hadiah kelurahan terbersih, Senin (11/12/2023), di ruang OR, kantor Wali Kota Pangkalpinang.
Lusje mengaku, sejak awal dirinya memang fokus menata kebersihan di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Ia meyakini kebersihan merupakan ujung tombak dari keindahan kota.
"Kita percaya semua kebersihan adalah sebagian dari iman dan kebersihan itu kasatmata. Jadi tolong kita jaga bersama, jaga lingkungan kita, tempat kita tinggal," tuturnya.
Maggot
Kepala DLH Kota Pangkalpinang Bartholomeus Suharto mengatakan, lomba kelurahan terbersih diselenggarakan dengan harapan permasalahan sampah di Pangkalpinang dapat berkurang dan diatasi bersama-sama.
"Penilaian sudah kita lakukan bersama satu pekan kemarin,” ucapnya.
“Ada beberapa penilaian yang kita lakukan mulai dari jalannya, drainasenya, dan penghijauan di daerah tersebut. Kita penilaian secara diam-diam. Kami datang tanpa memberi tahu kelurahan kapan juri penilaian datang," lanjut Suharto.
Dia menyebutkan, Bukit Besar dinobatkan sebagai kelurahan terbersih karena ketika melintasi kelurahan tersebut secara kasatmata sudah bersih.
Selain rutin melakukan gotong royong, kelompok masyarakat Kelurahan Bukit Besar juga mengelola maggot.
"Maggot ini adalah belatung yang dihasilkan dari telur lalat hitam (BSF) sangat aktif memakan sampah organik. Proses biokonversi oleh maggot ini dapat mendegradasi sampah lebih cepat, tidak berbau, dan menghasilkan kompos organik, serta larvanya dapat menjadi sumber protein yang baik untuk pakan unggas dan ikan," tutur Suharto.
Dengan demikian, lanjut dia, pihak Kelurahan Bukit Besar tidak hanya membersihkan sampah, namun juga memberikan solusi untuk mengurangi sampah di Pangkalpinang, khususnya di kelurahan setempat.
"Sekali lagi selamat untuk Kelurahan Bukit Besar yang terpilih menjadi kelurahan terbersih di Pangkalpinang. Tetap pertahanan kebersihannya dan semoga ini menjadi semangat kelurahan yang lain," ujar Suharto.
Gotong royong akbar
Lurah Bukit Besar, Yurdani, mengatakan, pihaknya memang rutin melakukan gotong-royong setiap bulan. "Setelah kita tahu ada perlombaan kelurahan terbersih ini, kami makin menggiatkan kebersihan,” katanya.
“Kami minta seluruh masjid untuk mengumumkan gotong royong makin dimasifkan lagi. Kami gotong royong akbar juga, yang hampir diikuti seluruh masyarakat," ujar Yurdani.
Karena itu, menurut dia, kebersihan di Kelurahan Bukit Besar tidak terlepas dari kepatuhan masyarakat yang saling menjaga kebersihan lingkungan.
"Pemberdayaan masyarakat kami yang utama. Kalau kami tanpa masyarakat yang sadar kebersihan ini, kelurahan tidak ada apa-apanya. Ke depan harmonisasi yang selama ini sudah kami jalankan tetap akan dipertahankan agar kelurahan kami tetap bersih," tuturnya. (t2)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20231211_Penyerahan-hadiah-kepada-pemenang-lomba-kelurahan-terbersih.jpg)