Bak Dump Truk Tersangkut
Begini Kronologi Bak Dump Truk Nyangkut di Tiang LRT, Sopirnya tak Dengar Diteriaki
Kronologi bak dump truck nopol BA 8467 AU terangkat hingga tersangkut di Stasiun Light Rail Transit (LRT) Asrama Haji Palembang
POSBELITUNG.CO - Kronologi bak dump truck nopol BA 8467 AU terangkat hingga tersangkut di Stasiun Light Rail Transit (LRT) Asrama Haji Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (23/12/2023).
Erik (25) salah satu warga yang berada di lokasi mengatakan, bak dump truk sudah terbuka beberapa meter sebelum menghantam bagian bawah stasiun.
"Bak mulai terbuka perlahan beberapa meter sebelum tersangkut di stasiun, kecepatannya biasa saja karena posisi jalan sepi kejadian jam 10 tadi, " kata Erik.
Baca juga: BREAKING NEWS : Bak Dump Truk Nyangkut di Tiang LRT, Sopir tak Sadar Mesin Hidrolik Jalan
Sopir yang tidak sadar kalau bak terbuka tetap melaju sampai akhirnya menghantam bagian bawah stasiun LRT.
Sopir kaget ketika bagian depan truk ikut terangkat karena tak kuat akhirnya turun menghantam aspal sampai ban depan terlepas.
"Sopirnya tidak sadar diteriaki tapi tidak kedengeran, mana posisi jalan juga sepi. Kami mendengar hantaman keras dari dalam rumah ternyata ada bak mobil tersangkut, " katanya.
Pengakuan Sopir
Asrul (50), sopir dump truck yang bak-nya terangkat hingga nyangkut di Stasiun LRT Asrama Haji mengatakan bagian depan dump truck terhempas ke aspal yang menyebabkan bagian depan terlepas dari bak.
Menurut Asrul, kejadian ini dikarenakan mesin hidrolik yang berfungsi mengangkat bak tiba-tiba eror.
Ia sendiri tak sadar ketika bak terangkat.
"Biasanya kalau bak naik tiba-tiba alarm bunyi, ini tidak. Makanya saya kaget lagi jalan tiba-tiba nyangkut dan mobil terangkat, " ujar Asrul yang masih terlihat lemas, Sabtu (23/12/2023).
Saat kejadian bak truk dalam keadaan kosong, Asrul hendak menuju Gasing sehabis mengantar batu split di Pegayut, Ogan Ilir.
"Tadi kosong habis dari Pegayut bawa batu split, mau ke Gasing. Kecepatan truk biasa saja, tidak tahu kalau bak terbuka, " ujarnya.
Kasubnit Turjawali Satlantas Polrestabes Palembang Iptu Misran mengatakan kejadian berawal ketika dump truk melaju dari Simpang Fly Over menuju simpang Bandara, lalu tanpa disadari oleh sopir bak secara tiba-tiba terangkat.
"Dikarenakan bak tersangkut, bagian depan ikut terangkat dan jatuh kembali ke aspal. Karena beban terlalu berat sehingga ban depannya terlepas, " ujar Misran.
Saat ini Satlantas Polrestabes Palembang telah melakukan upaya pengaturan lalu lintas di sekitar dan menunggu pemilik kendaraan untuk melakukan evakuasi.
"Kami menunggu pihak pemilik kendaraan untuk melakukan evakuasi. Tadi juga sudah menghubungi Dishub untuk membantu, " katanya.
Kondisi lalu lintas dari arah Jalan Letjen Harun Sohar menuju simpang bandara sempat tersendat.
Pantauan Tribunsumsel.com, di lokasi bak dump truk tersangkut di bawah stasiun hingga terlepas dari badan truk.
Dump truck mengalami rusak di bagian depan usai menghantam tiang LRT.
Bahkan satu ban depan truk sampai terlepas.
Oli yang keluar dari mesin hidrolik bak juga tercecer.
Untuk kondisi sopir sementara tidak mengalami luka dan selamat.
Anggota Polantas turut berjaga di lokasi untuk mengatur lalu lintas agar dapat mengurangi kemacetan.
Sudah Dievakuasi
Dump truck yang bak-nya tersangkut di Stasiun LRT Asrama Haji telah dievakuasi setelah mobik derek Dishub Kota Palembang dikerahkan, Sabtu (23/12/2023).
Proses evakuasi berlangsung selama kurang lebih 30 menit dengan dimulai dari melepaskan bak dump truk yang nyangkut di stasiun LRT. Evakuasi baru selesai sekitar pukul 13:10 WIB.
Polantas dan petugas Dishub dibantu pihak pemilik truk dan pihak stasiun LRT untuk membantu memasang rantai dan membereskan puing-puing kendaraan serta plat besi stasiun yang hancur.
Setelah proses evakuasi selesai, petugas tinggal membersihkan plat besi dari tiang stasiun yang rusak. Sementara kendaraan hanya sebagian yang diperbolehkan lewat.
Kasat Lantas Polrestabes Palembang Kompol Emil Eka Putra mengatakan, pasca evakuasi dan selama evakuasi berlangsung masyarakat yang hendak melintas di Jalan Letjen Harun Sohar diimbau untuk menghindari seputaran jalan.
"Karena pasca evakuasi dan selama proses evakuasi, lalu lintas menjadi macet. Kami imbau menghindari jalan Letjen Harun Sohar sementara agar tidak terjebak macet, " ujar Emil saat di lokasi.
Untuk dump truk selanjutnya dibawa ke Pos Laka Musi II sementara sopir akan dimintai keterangan terkait hal ini.
"Penyebab laka masih kami dalami. Tapi diduga ada miss (kesalahan) di hidrolik mobil tersebut, " katanya.
Mengenai jumlah kerugian stasiun LRT Asrama Haji belum dihitung sebab pihak LRT belum menghitung. Dengan kejadian ini tidak mengganggu operasional stasiun LRT.
"Kerugian belum bisa diperkirakan karena pihak LRT masih menghitung estimasinya. Tapi saya tegaskan dengan kejadian ini tidak mengganggu operasional LRT, " tutupnya.
(TribunSumsel.com/Rachmad Kurniawan)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.