Berita Populer
Israel Hadapi Masalah Besar, Iran Balas Serangan Pakai Tentara Bayaran dari Afghanistan
Israel Hadapi Masalah Besar, Iran Pakai Tentara Bayaran dari Afghanistan, Jadi Pengantin Bom Bunuh Diri
POSBELITUNG.CO -- Israel mengahapi masalah besar. Pasalnya, Iran telah merekrut Warga Afghanistan jadi "Pengantin Bom Bunuh D*ri". Tentara bayaran itu siap menggempur Pasukan Israel sebagai balasan atas atas kematian Senior Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Seyyed Razi Mousavi.
Kematian Seyyed menjadi pukulan terbesar bagi Iran, terlebih Seyyed Razi Mousavi merupakan satu di antara jendral paling top yang bertanggung-jawab untuk mengkoordinasikan aliansi militer antara Suriah dan Iran.
Sementara itu Israel mengklaim serangan yang dilakukan di Damaskus merupakan ketidaksengajaan.
Namun banyak pihak menuduh serangan itu merupakan bentuk balasan atas sikap pemerintah Iran yang belakangan mendukung kebebasan warga Gaza.
“Israel membuat kesalahan strategis dengan membunuh Mosavi, kami berjanji berjanji akan menanggapi pembunuhan Mousavi, yang tewas dalam serangan Israel di daerah Sayyida Zainab dekat ibu kota Suriah, Damaskus,” jelas Kepala staf angkatan bersenjata Iran Mohammad Bagheri, seperti laporan Iran International.
Mousavi tewas usai menjadi satu di antara target serangan udara tentara Israel di Damaskus, Suriah. Sayyed ditemukan terbunuh setelah terkena serpihan rudal Israel selepas pulang kerja dari kedutaan.
Alasan ini yang mendorong pemerintah Iran untuk melancarkan serangan balasan kepada militer Israel, yakni dengan merekrut warga Afganistan untuk bekerja sama dengan Al Qaeda.
Baca juga : Biodata Cinta Laura, Jarang Tampil di Layar Kaca Ternyata Sibuk Buka Restoran Elite di Jakarta
Tak dijelaskan secara rinci tugas apa yang akan dilakukan tentara bayaran itu.
Akan tetapi menurut berita yang beredar, Warga Afganistan yang direkrut unit 400 Pasukan Quds dari IRGC Iran akan ditugaskan untuk menjadi pengantin bom bunuh diri dengan iming-iming izin tinggal di Iran serta uang bulanan sebesar 500 dolar AS atau sekitar Rp7,7 Juta (satuan kurs 15.433).
“Tampaknya Iran, Al Qaeda dan Taliban telah mengesampingkan perbedaan agama mereka dan melakukan perang yang lebih luas melawan Israel, dengan menggunakan pelaku bom bunuh diri Afghanistan,” ujar sumber kepercayaan Iran International.
Asumsi tersebut diperkuat dengan tertangkapnya seorang warga Afghanistan-Iran bernama Alireza Tajik dan agen Pakistan bernama Amir Khan yang tertangkap sebelum menjalankan operasi bom bunuh diri dengan menargetkan tokoh Israel-Georgia yang tinggal di Tbilisi.
Terowongan Hamas Ditemukan
Sementara itu sebelumnya,Israel dikabarkan kembali menemukan pintu masuk menuju ke terowongan Hamas atau tempat peluncuran roket di bawah hampir setiap pohon zaitun di Kawasan Daraj dan Tuffah, Kota Gaza bagian timur.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) melancarkan operasi militer di kebun-kebun zaitun tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20231229-Milisi-Taliban.jpg)