Berita Pangkalpinang

Usaha Kuliner Lempah Kuning Makin Cuan, Kuncinya Optimistis Menjalankan Usaha

Bisnis warung lempah kuning yang dikelola Obie Ardi ini menjadi warung lempah kuning yang cukup populer dan banyak digemari warga.

Penulis: Rusaidah |
Istimewa/Dok. Obie Ardi
Sajian berbagai menu di Warung Lempah Kuning Muara. 

POSBELITUNG.CO - Kuliner lempah kuning menjadi makanan khas masyarakat Bangka Belitung. Hidangan lempah kuning ini juga menjadi menu yang kerap disajikan dan diincar para wisatawan saat mengunjungi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Sajian makanan berkuah kuning dengan citarasa khas dan kaya akan bumbu rempah ini memiliki daya tarik untuk dicicipi.

Rasanya identik pedas, asam dan manis dengan bahan utama ikan ataupun cumi dan udang begitu menggugah selera.

Bisnis warung lempah kuning yang dikelola Obie Ardi ini menjadi warung lempah kuning yang cukup populer dan banyak digemari warga.

Warung yang dikenal dengan julukan Lempah Kuning Muara ini menjadi satu di antara bisnis kuliner di Kota Pangkalpinang yang semakin eksis dikenal warga, baik lokal ataupun para wisatawan dari luar daerah.

Meskipun baru berdiri satu tahun tujuh bulan, warung ini tak pernah sepi pengunjung. Dalam sehari warung milik Obie ini menghabiskan kurang lebih 200 kilogram hingga 300 kilogram ikan segar atau dengan omzet yang diraih kurang lebih Rp20 juta hingga Rp30 juta.

Para penikmat atau konsumen bisa memilih langsung jenis ikan segar yang akan dimasak menjadi lempah kuning. Harga menu yang ditawarkan bervariasi yakni mulai dari Rp60 ribu hingga Rp120 ribu tergantung bobot ikan yang dipilih.

Tak hanya itu, lokasi Warung Lempah Kuning Muara ini juga cukup strategis dan menarik yakni tepat berada di kawasan arah Pelabuhan Pangkalbalam Pangkalpinang, yakni tempat lalu lintas kapal nelayan dan tempat bongkar barang dari kapal.

Eksisnya bisnis kuliner dan ramainya pengunjung Warung Lempah Kuning Muara ini tentunya tak luput dari pengelolaan bisnis yang tertata dan baik oleh pemilik usaha.

"Alhamdulillah sejak buka usaha yang sudah berjalan satu tahun tujuh bulan grafik pengunjung tidak pernah turun. Yang mana memang penekanan dalam bisnis kuliner ini harus optimis, termasuk kita selalu konsisten menyajikan citarasa kepada konsumen, memberikan pelayanan terbaik serta terus berinovasi untuk menyajikan menu baru. Dan kita selaku pengusaha juga mengadakan face to face ke konsumen," ujar Obie kepada Bangka Pos Group, Selasa (9/1).

Dikatakan Obie, strategi promosi yang baik menjadi bagian penting yang diterapkannya dalam berbisnis, khususnya untuk mengenalkan produk kuliner di Warung Lempah Kuning Muara kepada masyarakat.

"Kebetulan kita punya hubungan baik dengan media dan mereka sangat membantu untuk promosi. Terus kita juga menggandeng konten kreator Babel dapat bergabung. Dan kita juga punya akun promosi seperti media sosial, Tiktok agar mereka tahu tentang sajian kuliner yang ada di kita," ujarnya.

Ia selalu berinovasi menghadirkan menu-menu baru setiap bulannya agar bisnis yang dikelolanya bisa terus berkembang dengan menyajikan menu-menu terbaik kepada konsumen.

"Konsep membedakan bisns lempah kuning kita ini bumbunya khas Lepar, Bangka Selayan. Kita juga meyediakan ikan dengan packaging atau kemasan ikan segar yang dibungkus plastik bening sehingga steril. Terus juga kita setiap bulannya selalu hadirkan menu-menu baru agar konsumen bisa memilih dan mencoba berbagai menu," tuturnya.

Meski belum memiliki cabang usaha, dirinya terus fokus untuk melakukan penguatan bisnis.

Halaman
12
Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved