Berita Pangkalpinang

Bank Indonesia Prediksi Ekonomi Bangka Belitung Terus Membaik

Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memprediksi pertumbuhan ekonomi Babel akan terus membaik menyusul menguatnya konsumsi domestik

Tayang:
Penulis: Suhendri CC |
TRIBUNNEWS.COM
Logo Bank Indonesia (BI) di kantor BI di Jakarta. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memprediksi pertumbuhan ekonomi Babel akan terus membaik menyusul menguatnya konsumsi domestik dan kinerja ekspor komoditas unggulan.

Hal ini sejalan pula dengan penyelenggaraan pemilu, hari besar keagamaan nasional (HBKN) Imlek, dan Ramadan 1445 Hijriah.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Babel, Rommy Sariu Tamawiwy, mengatakan, masuknya maskapai baru dan penambahan frekuensi penerbangan dari dan ke Negeri Serumpun Sebalai diharapkan turut meningkatkan mobilitas dan konsumsi masyarakat.

Rommy juga menyebutkan, kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Babel tahun 2024 sebesar 4,04 persen, kenaikan gaji aparatur sipil negara (ASN) pemerintah pusat dan daerah, TNI dan Polri sebesar 8 persen, serta kenaikan gaji pensiunan ASN sebesar 12 persen pada tahun 2024 diperkirakan turut mendorong daya beli masyarakat.

Adapun kinerja ekspor diperkirakan meningkat karena didorong optimisme pelaku usaha dalam merencanakan target rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) timah tahun 2024. 

"Selain itu, hasil survei konsumen Bank Indonesia pada triwulan IV 2023 juga menunjukkan keyakinan konsumen terhadap kondisi perekonomian ke depan (indeks ekspektasi konsumen) berada di level optimis dengan indeks 143,23," kata Rommy, Selasa (6/2/2024).

Selain itu, lanjut dia, sebagian besar lapangan usaha (LU) pada triwulan IV 2023 menunjukkan kinerja positif.

Lapangan usaha industri pengolahan, misalnya, tumbuh 3,08 persen (year on year/yoy/secara tahunan), lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang hanya tumbuh 1,44 persen (yoy).

"Kinerja industri pengolahan utamanya ditopang oleh subkategori industri makanan dan minuman, terutama minyak kelapa sawit (CPO) dan turunannya yang mengalami peningkatan produksi. Namun demikian, penurunan ekspor logam timah menahan laju pertumbuhan industri pengolahan lebih lanjut. Sementara itu, LU perdagangan tumbuh 10,51 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 1,22 persen (yoy)," tutur Rommy.

Lebih lanjut, ia mengatakan, Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra strategis lainnya guna mendorong pertumbuhan ekonomi Babel yang berkelanjutan. Di antaranya, memperkuat pemberdayaan sektor UMKM, pariwisata, ekonomi dan keuangan syariah, serta penguatan digitalisasi daerah.

Tumbuh 4,38 Persen

Melansir laman resmi Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, babel.bps.go.id, perekonomian Babel tahun 2023 yang diukur berdasarkan produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp102,64 triliun dan PDRB atas dasar harga konstan (ADHK) 2010 mencapai Rp60,34 triliun.

Produk domestik regional bruto per kapita Provinsi Babel tahun 2023 mencapai Rp67,89 juta.

Adapun ekonomi Babel tahun 2023 tumbuh 4,38 persen, melambat dibandingkan tahun 2022 yang tumbuh 4,40 persen.

Dari sisi produksi, sumber pertumbuhan terbesar berasal dari lapangan usaha konstruksi.
Dari sisi pengeluaran, sumber pertumbuhan terbesar berasal dari komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved