Berita Viral

Potret Tamara dan Teman-temannya Tersenyum Sumringah Saat Tahlilan Dante Dihujat Netizen

Tamara Tyasmara baru saja menggelar acara tahlilan meninggalnya sang putra, Raden Andante Khalif Pramudityo

Tayang:
Ig/lambegosiip
Viral Potret Tamara Tyasmara Tuai Hujatan Karena Full Senyum dan Dandan Saat Tahlilan Putranya Dante 

"Tadi juga aku udah lihat CCTV-nya dari awal sampai habis. Itu ya enggak mungkin aku tega buat diem aja. Anak aku tuh meninggal lho, bukan koma, bukan cuma cacat, bukan cuma sakit. Jadi enggak mungkin seorang ibu itu diem aja anaknya digituin," kata Tamara.

Lebih lanjut, Tamara mengungkapkan alasannya tidak berbicara ke publik lantaran ingin kasus anaknya bisa cepat diselesaikan.

"Jadi mohon perhatian aja untuk semua, bukan berarti aku nutupin (kasus kematian Dante), tapi aku mau proses ini berjalan lancar tanpa harus cuap-cuap di mana pun," pungkasnya.


Tamara mengaku bahwa dirinya sama sekali tak menyangka orang yang dekat dengannya itu justru menjadi pelaku yang menenggelamkan buah hatinya hingga meninggal dunia.

Ia berharap agar penyidik segera mengungkap motif YA menenggelamkan anak semata wayangnya itu.

"Siapa si ada yang nyangka (orang dekat jadi pelaku), enggak mungkin ada yang nyangka. Sekarang kita mau tahu apa motifnya," jelasnya.

"Tidak sama sekali (melihat gerak-gerik mencurigakan pelaku)," imbuhnya.

Keluarga YA DesakTamara Tyasmara Speak Up

Kini, keluarga Arfandi berharap Tamara Tyasmara bisa lebih mengungkap fakta lain tentang tersangka kematian Dante.

"Harapan bisa lebih speak up bagaimana bonding antara abang saya dengan anak anda. Ini salah satu video bukti bahwa yang menjadi tersangka sudah sangat dekat dengan almarhum. Sudah menganggap seperti anak sendiri," kata Mutia.

Menurutnya, Yudha Arfandi sudah sangat sering bermain dengan Dante.

"Abang saya sudah sangat sering main bersama almarhum Dante, dengan anaknya sendiri.

Tolong yah mas Angger Dimas jangan karena masalah rumah tangga anda yang belum selesai, abang saya memang lalai, tapi bukan pembunuh," tulis Mutia Rahmadani S di akun Instagramnya.

Sementara dalam story selanjutnya, Mutia membeberkan sosok Yudha.

Menurutnya, sang kakak tidak pernah sengaja menyakiti anak kecil apa lagi sampai mencelakai.

Bahkan diakuinya, Dante sudah dianggap Yudha bak anak sendiri.

"Kami keluarga dan orang terdekat beliau yang menjadi tersangka paling tau gimana beliau, diluar manusia yang tidak pernah luput dari salah abang saya tidak pernah sengaja menyakiti anak kecil apa lagi sampai mencelakai anak yang sudah dianggap seperti anak sendiri," tegas Mutia lewat storynya, Sabtu (10/2/2024).

"Saya bukan siapa-siapa kami orang biasa dan tidak punya power suara kami tidak mampu mengubuah opini dan asumsi publik, selayaknya kelaurga apapun yang kami usahakan sekalipun hasilnya nihil ketika suara kami dihujat.

Hubungan yang terjalin bersama alm dante bukan baru sebulan atau 2 bulan berjalan seluruh keluarga besar, yang bersangkutan sudah kenal baik dengan Dante," sambungnya.

Kendati begitu, ia menegaskan bahwa Yudha tidak membunuh Dante.

"Abang saya manusia tidak luput dar kesalahan, saya tidak pernah bilang kakak saya tidak bersalah atas kelalaianya pada saat bermain/mengajar renang anak dante hingga ajal menjemput,

Saya hanya menegaskan fitnah atas tuduhan beliau sebagai pembunuh. Allah mengatur sebaik-baiknya hidupan ummatnya," tegasnya.

Seperti diketahui, Polda Metro Jaya menetapkan kekasih Tamara Tyasmara, Yudha Arfandi sebagai tersangka dalam kasus kematian Dante.

Yudha terbukti sengaja tenggelamkan Dante hingga meninggal dunia.

(TribunSumsel.com)

 

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved