Kalender 2024

Daftar Kalender Maret 2024 Lengkap dengan Hijriyah, Hitung Mundur Puasa, dan Amalan Sunnah Ramadhan

Berikut ini daftar kalender Maret 2024 lengkap dengan kalender Hijriyah, hitung mundur puasa dari sekarang

Tayang:
Editor: Kamri
Dok. Posbelitung.co
Kalender Maret 2024. Berikut rangkuman daftar kalender Maret 2024 lengkap dengan kalender Hijriyah, hitung mundur puasa dari sekarang, serta amalan sunnah selama puasa Ramadhan 

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِك آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلَتُ ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ يَا وَاسِعَ الْفَضْلِ اِغْفِرْ لِي اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِي هَدَانِي فَصُمْتُ وَرَزَقَنِي فَأَفْطَرْتُ   

Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika afthartu, wa bika amantu, wa bika 'alaika tawakkalatu, dzahabadzh dzhama-u wabtalatil-'uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah.

Ya wasi'al-fadhli ighfirli alhamdulillahilladzi hadani fashumtu, wa razaqani fa-afthartu

Artinya, "Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa. Dengan rezeki-Mu aku membatalkannya. Kepada-Mu aku berpasrah. Dahaga telah pergi. Urat-urat telah basah dan Insyaallah pahala sudah tetap. Wahai Dzat Yang Luas Karunia, ampuni aku. Segala puji bagi Tuhan yang memberi petunjuk padaku, lalu aku berpuasa. Dan segala puji Tuhan yang memberiku rezeki, lalu aku membatalkannya." 

Mandi Besar 

Amalan sunnah berikutnya adalah mandi besar dari junub, haid, atau nifas dilakukan sebelum terbit fajar.

Ini dimaksudkan agar bisa menunaikan ibadah dalam kondisi suci dan juga khawatir masuk air ke mulut, telinga, anus, dan lainnya apabila mandi setelah fajar.

Selalu Menjaga Lisan

Amalan sunnah satu ini adalah menjaga lisan dari hal-hal yang tak berfaedah yang akan menggugurkan pahala puasa.

Hindari hal-hal yang tidak sejalan dengan hikmah puasa 

Dianjurkan hindari hal-hal yang tidak sejalan dengan hikmah puasa, seperti berbuka puasa sampai perut kekenyangan.

Atau melakukan sesuatu yang hanya bertujuan untuk memuaskan nafsu.   

Banyak-banyak Sedekah

Memperbanyak sedekah kepada sesama, terutama sedekah makanan atau minuman untuk berbuka puasa.

Orang yang memberi makanan atau minuman bagi orang berpuasa akan mendapat pahala yang setimpal dengan pahala puasa orang yang disedekahi.

Sebagaimana dijelaskan dalam hadist diriwiyatkan HR Ahmad:

 مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا، كُتِبَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ، إِلَّا أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْءٌ

Artinya,

Sumber: Pos Belitung
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved