Kecelakaan Tunggal di Palembang
Tangis Sang Ibu Korban Tewas Kecelakaan Maut Pecah, Panggil-Panggil Nama Adrian
Tangis Mudaharyani (37) pecah begitu menyaksikan jasad Adrian Anfendi (19) sudah terbujur kaku di RSUD Bari Palembang.
Namun sang ibu menolak permintaan tersebut.
"Minta bantu dengan ibunya untuk menyelesaikan masalah tersebut. Namun ibunya pun tidak mau. Lalu, Adrian pun pergi bersama teman-temannya," katanya.
Ketika pergi meninggal rumah dirinya sempat melarang Adrian untuk pergi, namun anaknya masih pergi.
"Takut pak sedang anak masalah, takut kenapa-kenapa. Dan takut tidak benar minum-minuman," ungkapnya.
Ia tidak menyangka sekitar pukul 08.30 WIB, sambung Hasta, dirinya mendapatkan telepon dari teman anaknya.
"Dapat telepon pak tadi, sekitar pukul 08.30, dari temannya, yang mengatakan Andrian meninggal dunia lantaran kecelakaan, " ungkapnya sambil mengatakan langsung ke RS Bari Palembang.
Ia pun tidak menyangka anaknya mengalami kecelakaan ini.
"Tidak menyangka, saat di rumah sakit ternyata benar, Adrian mengalami kecelakaan dan meninggal dunia," ungkapnya. (*/TribunSumsel.com)
Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com
kecelakaan maut di Palembang
korban tewas
Sumatera Selatan
hilang kendali
Runningnews
TribunBreakingNews
Posbelitung.co
| Ini Penyebab Kecelakaan Maut di Palembang, Polisi Ungkap Unsur Satu Ini |
|
|---|
| Ini Daftar Nama Korban Kecelakaan Maut di Palembang, Satu Tewas 5 Masuk RS |
|
|---|
| Terungkap Adrian Korban Tewas Laka Tunggal di Palembang, Sempat Curhat Ribut Sama Pacar |
|
|---|
| BREAKINGNEWS: Kecelakaan Tunggal di Palembang, Mobil Hilang Kendali Satu Orang Tewas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20240308-Kecelakaan-Maut-di-Palembang.jpg)