Berita Pangkalpinang

Penjelasan Bahaya Mengonsumsi Gorengan Secara Berlebihan saat Buka Puasa

Ketua IDI Cabang Pangkalpinang, dr Eva Lestari MKes, mengungkapkan, mengonsumsi gorengan berlebihan saat berbuka puasa bisa memicu masalah kesehatan.

Penulis: Rusaidah | Editor: Novita
TribunTimur.com
Ilustrasi gorengan. Penjelasan Bahaya Mengonsumsi Gorengan Secara Berlebihan saat Buka Puasa 

POSBELITUNG.CO -  Ketua IDI Cabang Pangkalpinang sekaligus Dokter Fungsional RSUD Depati Hamzah, dr Eva Lestari MKes mengungkapkan, mengonsumsi gorengan berlebihan saat berbuka puasa bisa memicu berbagai masalah kesehatan.

Dampak buruk makan gorengan secara berlebihan saat berbuka puasa bisa timbul dalam jangka waktu dekat ataupun panjang.

Diketahui, gorengan kerap menjadi hidangan favorit menu berbuka puasa di Indonesia. 

Meski rasanya enak dan bikin ketagihan, nyatanya gorengan merupakan makanan yang tinggi kalori dan lemak trans, sehingga bisa memberikan efek negatif untuk kesehatan.

Kata Eva, satu hal yang penting saat berbuka puasa adalah menghindari makan berlebihan. 

Dia menuturkan makan yang berlebihan bisa menimbulkan refluks asam lambung.

"Jadi, makanlah dengan porsi yang sewajarnya serta perbanyak asupan sayuran, buah dan cairan," ucap dr Eva.

Ketua IDI Cabang Pangkalpinang sekaligus Dokter Fungsional RSUD Depati Hamzah, dr Eva Lestari MKes
Ketua IDI Cabang Pangkalpinang sekaligus Dokter Fungsional RSUD Depati Hamzah, dr Eva Lestari MKes (ISTIMEWA)

Berikut beberapa bahaya atau dampak yang terjadi apabila mengonsumsi gorengan secara berlebihan.

1. Lemak dalam minyak sulit dicerna

Kandungan lemak dalam minyak pada gorengan cenderung sulit dicerna. Hal ini membuat tubuh lebih lama mencerna gorengan, sehingga bisa mengganggu dan menghambat saluran pencernaan untuk mencerna zat gizi lain.

2. Lemak trans dalam gorengan meningkatkan kolesterol jahat

Minyak goreng mengandung banyak lemak jenuh dan lemak trans yang diketahui dapat meningkatkan kadar kolesterol darah.

Peningkatan kolesterol ini bisa menjadi akar dari berbagai penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung koroner, serangan jantung dan stroke.

3. Meningkatkan risiko Diabetes Tipe 2

Makan-makanan yang digoreng meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2. Apalagi orang yang makan gorengan seminggu sekali punya risiko lebih besar terkena diabetes tipe 2 juga penyakit jantung.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved