Kawanan Buaya Jadi Kendala Tim SAR Cari Masari yang Hilang Diduga Disambar Sang Predator

Tim SAR Gabungan sudah memperluas areal pencarian hingga 50.000 meter persegi.

Editor: Alza
IST/Dokumantasi Basarnas
Sejumlah anggota Basarnas dan warga berupaya mencari Masari (45) yang hilang diduga karena menjadi korban serangan buaya saat hendak pulang mencari ikan di Sungai Nyire, Senin (25/3/2024). 

Dalam proses pencarian, Tim SAR Gabungan juga turut mengalami kendala.

Banyaknya tanaman bakung di lokasi titik koordinat korban terakhir berada juga menjadi kendala.

Belum lagi kawasan itu menjadi habitat buaya muara.

Tim SAR Gabungan yang dikerahkan juga kembali diperbanyak mencapai 40 orang.

Mulai dari Rescuer USS Toboali, Babinsa TNI AD, Babinkamtibmas Desa Delas, BPBD Kabupaten Bangka Selatan, Laskar Sekaban dan masyarakat.

Pihaknya terus mengupayakan pencarian terhadap Masari dengan menyusuri sungai menggunakan rubber boat dan perahu milik warga.

“Kita berharap semoga korban yang diduga hilang diterkam buaya dapat segera ditemukan,” sebutnya.

Kemarin, Selasa (26/3/2024) proses pencarian Masari terus dilakukan di Sungai Nyire, Dusun Serai, Desa Delas, Kabupaten Bangka Selatan, Bangka Belitung.

Dia diduga menjadi korban serangan buaya penghuni Sungai Nyire, Minggu (24/3/2024) malam. 

Warga sekitar mengetahui Sungai Nyire memiliki potensi ikan air tawar yang menggiurkan.

Sehingga, bagi yang hobi mancing, lokasi tersebut sangat disukai.

Begitu pula yang dilakukan Masari.

Beberapa hari sebelum kejadian nahas itu, Masari mendapat ikan sampai 60 ekor.

Kebanyakan ikan baung yang berhasil dipancing.

Lantaran hasil pancingan itulah, Masari datang lagi dengan menebar pancing tajur.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved