Kawanan Buaya Jadi Kendala Tim SAR Cari Masari yang Hilang Diduga Disambar Sang Predator
Tim SAR Gabungan sudah memperluas areal pencarian hingga 50.000 meter persegi.
Paat pun segera menengok ke belakang dan rekannya sudah tidak ada lagi.
Di atas perahu Masari, yang tersisa hanya senter dan peralatan milik korban.
"Buaya itu memang sudah ada, sebelum kejadian korban juga sempat bilang dengan Paat.
Itu ada Abok (buaya-red). Terus mereka bergegas lari," papar Tanjaya.
Sekitar 30 menit, Paat berusaha mencari Masari di sekitar lokasi, namun tak menemukan rekannya itu.
Ia juga berteriak memanggil nama korban berulang kali, tapi tak ada tanggapan.
Menurut Tanjaya, Paat yang dalam kondisi panik kembali ke darat, kemudian melaporkan peristiwa hilangnya Masari ke masyarakat.
"Saat ini warga, TNI, anggota Polsek, Basarnas dan pemerintah desa masih berupaya melakukan pencarian. Sejauh ini memang korban belum ditemukan sejak dinyatakan hilang," ucapnya.
Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) terus mengoptimalkan pencarian terhadap Masari yang hilang disambar buaya saat mencari ikan.
Posbelitung.co
| Produksi dan Jumlah IKM Terasi Khas Bangka Selatan Meningkat Drastis |
|
|---|
| Kabur Gondol Rp195 Juta Warga Toboali, Malang Nasib Dua Perampok Malah Kecelakaan di Bangka Barat |
|
|---|
| Rumahnya Digeledah Bareskrim Lagi, Asui Bos Timah Selundupan ke Malaysia Masih Misterius |
|
|---|
| Suami di Toboali Jadi Tersangka KDRT, Aniaya Istri hingga Berdarah Dipicu Cemburu |
|
|---|
| PT Timah Serahkan Bantuan Peralatan Melaut kepada Kelompok Nelayan Sungai Ulim Bangka Selatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20240324-Upaya-pencarian-Masari-yang-hilang-di-Sungai-Nyire-Bangka-Selatan.jpg)