Kawanan Buaya Jadi Kendala Tim SAR Cari Masari yang Hilang Diduga Disambar Sang Predator

Tim SAR Gabungan sudah memperluas areal pencarian hingga 50.000 meter persegi.

Tayang:
Editor: Alza
IST/Dokumantasi Basarnas
Sejumlah anggota Basarnas dan warga berupaya mencari Masari (45) yang hilang diduga karena menjadi korban serangan buaya saat hendak pulang mencari ikan di Sungai Nyire, Senin (25/3/2024). 

Paat pun segera menengok ke belakang dan rekannya sudah tidak ada lagi.

Di atas perahu Masari, yang tersisa hanya senter dan peralatan milik korban.

"Buaya itu memang sudah ada, sebelum kejadian korban juga sempat bilang dengan Paat.

Itu ada Abok (buaya-red). Terus mereka bergegas lari," papar Tanjaya.

Sekitar 30 menit, Paat berusaha mencari Masari di sekitar lokasi, namun tak menemukan rekannya itu.

Ia juga berteriak memanggil nama korban berulang kali, tapi tak ada tanggapan.

Menurut Tanjaya, Paat yang dalam kondisi panik kembali ke darat, kemudian melaporkan peristiwa hilangnya Masari ke masyarakat.

"Saat ini warga, TNI, anggota Polsek, Basarnas dan pemerintah desa masih berupaya melakukan pencarian. Sejauh ini memang korban belum ditemukan sejak dinyatakan hilang," ucapnya.

Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) terus mengoptimalkan pencarian terhadap Masari yang hilang disambar buaya saat mencari ikan.

Posbelitung.co

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved