Kesehatan
8 Penyebab Area Sensitif Wanita Beraroma Tak Sedap dan Cara Mengatasinya
Pakar Kesehatan dr Saddam Ismail menjelaskan penyebab area sensitif pada wanita beraroma tidak sedap.
Ternyata ada cara khusus bagi perempuan jika ingin membersihkan area sensitif tersebut.
Yakni dengan cara menyekanya dari depan ke belakang, bukan dari belakang ke depan.
Jika Anda menyeka atau membersihkannya dari belakang ke depan, Anda sama saja memindahkan bakteri yang ada di bagian belakang ke area sensitif.
Jika Anda selama ini salah dalam membersihkan area sensitif, wajar saja jika aroma pada area sensitif Anda menjadi tidak sedap.
3. Jarang Ganti Pembalut
Saat menstruasi usahakan untuk rutin mengganti pembalut, paling tidak empat sampai enam jam sekali.
Semakin banyak darah kotor yang keluar, Anda harus semakin sering mengganti pembalut.
Karena darah menstruasi yang keluar dari tubuh dapat membuat area di sekitarnya menjadi lembab dan beraroma tidak sedap.
Jika dibiarkan, ini dapat memicu pertumbuhan mikro organisme menjadi tidak normal.
Bukan tidak mungkin hal ini malah menjadi penyebab terjadinya infeksi saluran kemih, dan infeksi di kulit.
4. Salam Pemilihan Pakaian Dalam
Seorang wanita sangat tidak disarankan menggunakan pakaian dalam yang terlalu ketat.
Hal ini dapat memicu pertumbuhan rambut menjadi ke dalam dan juga keringat bisa tambah lengket dan lembab.
Sehingga memudahkan daripada petumbuhan bakteri dan juga jamur.
Solusinya, jangan gunakan pakaian dalam yang terlalu ketat.
| PCOS Tidak Menutup Peluang Hamil, Ini yang Perlu Diketahui |
|
|---|
| Transformasi Tubuh Ibu Hamil: Dampak Lonjakan Hormon dari Kepala hingga Kaki |
|
|---|
| Varian Covid-19 XFG Jadi Dominan di Indonesia, Kemenkes: Tetap Waspada meski Risiko Rendah |
|
|---|
| Jangan Anggap Remeh! Ini 10 Gejala Awal Penyakit Hati yang Jarang Disadari |
|
|---|
| 1 dari 8 Orang di Dunia Alami Gangguan Mental, Ini 10 Jenis yang Paling Umum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/bangun-tidur1.jpg)