2 Sosok Direktur Baru PT Timah, Dicky Octa Anak Muda Lulusan UI 2008, Direktur Pengembangan Usaha
Dicky Octa Zahriadi dan Hendra Kusuma Wardana, orang baru di jajaran direksi PT Timah Tbk.
POSBELITUNG.CO - Dicky Octa Zahriadi dan Hendra Kusuma Wardana, orang baru di jajaran direksi PT Timah Tbk.
Keduanya diangkat sebagai direktur dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Rabu (8/5/2024).
Tiga direktur dan komisaris tetap diisi orang lama.
Para pemegang saham juga menyetujui usulan perubahan susunan pengurus Perseroan.
Direktur Pengembangan Usaha Koko Wigyantoro digantikan Dicky Octa Zahriadi dan Hendra Kusuma Wardana sebagai Direktur Sumber Daya Manusia menggantikan Tigor Pangaribuan.
Dicky Octa Zahriadi
Sosok Dicky Octa Zahriadi sebelumnya menjabat di MIND ID sebagai Departemen Head of Subsidiary & Affiliate Performance Management sejak Maret 2023.
Ia pernah menjabat berbagai posisi kunci di PT Gagas Energi Indonesia, sebagai Head of Business Development & Strategy Planning dan Head of Sales & Product Management.
Ia juga pernah di PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) sebagai Unit Head of Subsidiary & Affiliate Performance Management.
Anak muda satu ini memperoleh gelar Sarjana Akuntansi di Universitas Indonesia pada tahun 2008 dan gelar Master of Energy Management dari Aberdeen Business School, UK pada 2018.
Hendra Kusuma Wardana
Hendra Kusuma Wardana memeroleh gelar Sarjana Ilmu Hukum dari Universitas Mataram pada tahun 2000, Magister dan gelar Doktor Ilmu Hukum di Universitas Trisaksi.
Ia pernah menjabat di PT Masmindo Dwi Area (INDIKA Group) sebagai Land Acsuistion.
Sebelum menjadi direktur PT Timah Tbk, ia sempat menjadi Vice President Legal & Complliance pada PT Timah Tbk.
Anggota Holding Grup MIND ID ini berkomitmen untuk melakukan perbaikan kinerja sehingga mampu mendukung percetakan kinerja yang lebih baik dalam upaya memberi nilai tambah pada industri tambang mineral Indonesia.
Pada tahun buku 2023, PT TIMAH membukukan pendapatan sebesar Rp8,4 triliun dengan EBITDA sebesar Rp684,3 miliar dan rugi tahun berjalan sebesar Rp449,7 miliar.
Posisi nilai aset perseroan pada tahun 2023 sebesar Rp12,8 triliun, dengan posisi liabilitas sebesar Rp6,6 triliun, pinjaman bank dan utang obligasi pada akhir tahun 2023 tercatat Rp3,5 triliun dengan ekuitas sebesar Rp6,2 triliun.
Kinerja perseroan tahun 2023 dipengaruhi oleh beberapa faktor global.
Di antaranya, lambatnya pemulihan perekonomian global dan domestik, tekanan harga logam timah dunia di tahun 2023.
Hal itu akibat penguatan mata uang AS, serta maraknya penambangan timah tanpa izin yang terjadi di Bangka Belitung.
Direktur Utama PT Timah, Ahmad Dani Virsal menyampaikan, perseroan fokus pada perbaikan proses bisnis, peningkatan produksi dan pembukaan lokasi baru, serta program efisiensi berkelanjutan.
“Perseroan terus beradaptasi terhadap kondisi bisnis pertimahan.
Terlebih, saat ini timah menjadi salah satu logam yang dibutuhkan untuk mendukung kebutuhan berbagai industri membuat permintaan atas komoditas timah terus bertumbuh,” katanya.
Dani menyampaikan perusahaan telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2023.
Melalui RUPST, disahkannya laporan keuangan konsolidasian perseroan yang diaudit oleh PricewaterhouseCoopers (pwc) dengan opini laporan keuangan konsolidasian terlampir menyajikan secara wajar.
Dalam semua hal yang material, posisi keuangan, serta kinerja keuangan dan arus kas, sesuai dengan standar akuntansi keuangan di lndonesia.
Perseroan terus berupaya menjaga kepercayaan pemilik saham dengan melakukan perbaikan kinerja melalui langkah-langkah strategis untuk menjaga perbaikan yang terus berkelanjutan.
Menghadapi dinamika perubahan lingkungan bisnis pada industri pertambangan timah global, Perseroan terus selektif dalam merespon dinamika pasar timah dunia.
Perseroan terus berupaya memperbaiki dan meningkatkan profitabilitas, konsistensi menjalankan efisiensi biaya dan efektifitas kerja, serta memperkuat fundamental Perseroan berbasis teknologi dan kualitas SDM yang mumpuni di bidangnya.
“Perseroan terus berupaya dalam merealisasikan beberapa inisiatif strategis diantaranya peningkatan sumberdaya dan cadangan secara organik/anorganik.
Optimalisasi penambangan dan pengolahan timah primer, optimalisasi tata kelola penambangan rakyat, pengembangan bisnis mineral lain, serta melakukan efisiensi biaya di seluruh rantai bisnis proses,” pungkasnya.
Dengan disetujuinya perubahan tersebut, maka susunan pengurus Perseroan PT Timah Tbk menjadi sebagai berikut:
KOMISARIS
Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen : M Alfan Baharudin
Komisaris Independen : Agus Rajani Panjaitan
Komisaris : Yudo Dwinanda Priaadi
Komisaris : Rustam Effendi
Komisaris : Sufyan Syarif
DIREKSI
Direktur Utama : Ahmad Dani Virsal
Direktur Operasi dan Produksi : Nur Adi Kuncoro
Direktur Keuangan : Fina Eliani
Direktur SDM : Hendra Kusuma Wardana
Direktur Pengembangan Usaha : Dicky Octa Zahriadi
Bangkapos.com
| PT TIMAH Jadikan HSE dan K3 Pilar Utama Budaya Kerja di Lingkungan Perusahaan |
|
|---|
| CEO dan COO PLN Icon Plus Borong Penghargaan di CEO Forum 2026 |
|
|---|
| Nasib Terkini Eks Direktur RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang yang Video Pribadinya Beredar |
|
|---|
| Wujudkan Lingkungan Sehat, PT TIMAH Gelar Gotong Royong Jumat Bersih di Taman Sari Sungailiat |
|
|---|
| Dukung Fasilitas Rumah Ibadah, PT Timah Beri Bantuan untuk Masjid Agung Darussalam Belitung Timur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20240509_dirut-pt-timah.jpg)