DPRD Belitung Gelar Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Kota Tanjungpandan ke 186

MEMPERINGATI hari jadi ke-186 Kota Tanjungpandan, DPRD Kabupaten Belitung menggelar Rapat Paripurna Istimewa, Senin (1/7).

Editor: Hendra
IST
Paripurna DPRD Balitung 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG- MEMPERINGATI hari jadi ke-186 Kota Tanjungpandan, DPRD Kabupaten Belitung menggelar Rapat Paripurna Istimewa, Senin (1/7).

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Belitung Ansori itu dihadiri jajaran forkopimda, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya.

Acara dibuka dengan tradisi berebut lawang dan tarian selamat datang sebagai promosi kearifikan lokal masyarakat Belitung.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Belitung Ansori mengatakan, peringatan HJKT merupakan amanat dari Peraturan Daerah Kabupaten Belitung Nomor 17 Tahun 1990 Tentang Penetapan Hari Jadi Kota Tanjungpandan.

Paripurna DPRD Belitung
Paripurna DPRD Belitung (IST)

Momentum peringatan HJKT juga kembali diperingati sebagai salah satu wadah untuk merapatkan barisan dalam upaya membangun Kabupaten Belitung sesuai dengan motto HJKT ke-186 Tahun 2024 yakni 'Dengan Semangat Hari Jadi Kota Tanjungpandan ke-186 Bangkit Berinovasi Mengembalikan Kejayaan Pariwisata Negeri Laskar Pelangi'.

"HJKT juga mempunyai histori yang jelas tentang cikal bakal berdirinya pembagian wilayah yang ada di Kabupaten Belitung. Di samping itu, secara historis HJKT merupakan sejarah terbentuknya Kabupaten Belitung secara umum," ujar Ansori.

Ia menjelaskan, terbentuknya Kota Tanjungpandan diawali dengan pengakuan Belanda kepada KA Rahad sebagai Depati Belitung pada tanggal 1 Juli 1838 yang kini ditetapkan sebagai HJKT.

Pada waktu itu Belitung dibagi enam distrik, yaitu Tanjungpandan, Sijuk, Buding, Badau, Belantu dan Lenggang.

Oleh sebab itu, HJKT juga wujud terima kasih kepada para pendahulu terutama para tetua sebelumnya yang telah mempunyai cita-cita luhur untuk menjadikan Tanjungpandan sebagai salah satu simbol adanya kekuasaan pemerintahan.

"Maka sudah selayaknya momentum HJKT ini mengingatkan kembali jati diri kita sebagai masyarakat Belitung yang selalu menjaga kearifan lokalnya. Namun tetap berusaha untuk mencapai cita-cita masyarakat kita yang selaras dengan cita-cita bangsa Indonesia mewujudkan masyarakat adil dan makmur," katanya.

Ia menambahkan melalui peringatan HJKT tahun ini, kembali mengingatkan masyarakat Kabupaten bahwa tidak lama lagi kita akan menentukan nasib Kabupaten Belitung ini lewat seorang pemimpin yang akan dipilih dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah yang sebentar lagi akan dilaksanakan.

Menurutnya momen tersebut sangat penting bagi Belitung di masa yang akan datang.

Masyarakat juga perlu diedukasi agar benar-benar menentukan figur yang memimpin Belitung lima tahun ke depan memiliki visi dan misi benar-benar untuk membangun Kabupaten Belitung menjdi lebih baik dari sebelumnya.

"Dalam artian pemimpin yang benar-benar mengerti akan Belitung dengan berbagai permasalahan yang ada serta kearifan lokalnya yang harus tetap dipertahankan sehingga menjadi modal utana untuk memajukan Kabupaten Belitung serta mensejahterakan masyarakatnya," katanya.

Sementara itu, Pj Bupati Belitung Yuspian mengatakan momen HJKT harus diperingati oleh seluruh elemen, mulai dari jajaran pemda hingga masyarakat sebagai bentuk dari apresiasi setinggi-tingginya dan penghargaan kepada para pahlawan pendiri Kota Tanjungpandan yang telah dilakukan oleh KA Rahad.

Oleh karena itu, dalam momen peringatan HJKT, senantiasa melakukan agenda tetap ziarah ke makam KA Rahad di Desa Kembiri Kecamatan Membalong, Jumat (28/6).

"Tentunya dengan ziarah tersebut kita berharap, setiap langkah kita membangun daerah dan Kota Tanjungpandan senantiasa dijiwai semangat untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang aman," katanya. (adv/dol)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved