Kronologi ED Mahasiswi Selebgram Makassar Open BO di Hotel Mewah, Pasang Tarif Rp10 Juta

Hotel di Jalan AP Pettarai, Makassar itu menjadi saksi, kelakuan ED (23) sang selebgram dengan seorang laki-laki.

Editor: Alza
Istimewa
ED selebgram Makassar yang digerebek di hotel mewah saat layani pria pemesan open BO. 

POSBELITUNG.CO - Wanita seorang selebram asal Makassar terkejut saat berada di dalam kamar hotel.

Dia tak menyangka, malam itu hotel tempatnya menginap digerebek sejumlah orang, Selasa (9/7/2024).

Hotel di Jalan AP Pettarai, Makassar itu menjadi saksi, kelakuan ED (23) sang selebgram dengan seorang laki-laki.

Mereka digerebek polisi, dalam kondisi nyaris tanpa busana dalam operasi Pekat Lipu 2024.

ED yang diketahui bernama Eritza Dwi Ardani, menjadi korban prostitusi online.

Dia menjual jasanya dengan tarif Rp10 juta sekali kencan, untuk melayani pria hidung belang.

ED adalah mahasiswi di sebuah kampus di Sulawesi Selatan.

Dari foto-foto penggerebekan yang beredar, wanita bertubuh layaknya seorang model ini viral di media sosial.

Dalam foto-foto tersebut dia didapati nyaris tak berbusana.

ED terekam kamera sambil menutupi tubuhnya menggunakan selimut di atas kasur.

Dalam narasi yang beredar di media sosial, tarif kencan open BO selebgram cantik ini bisa mencapai Rp 10 Juta.

Kanit Resmob Polda Sulsel, Kompol Benny Pornika, mengatakan awalnya anggota Resmob Polda Sulsel melakukan operasi pekat (penyakit masyarakat) Lipu 2024.

Polisi menerima informasi di salah satu hotel di Jalan AP Pettarani, Makassar, kerap terjadi prostitusi online.

Benar saja, ternyata di salah satu kamar hotel ada aktivitas prostitusi.

ED diciduk saat bersama pria hidung belang dalam kamar hotel.

"Iya telah diamankan terduga pelaku tindak pidana perdagangan orang modus prostitusi online," ujarnya dikutip dari Tribun Medan, Rabu (17/7/2024).

Benny menjelaskan pihaknya melakukan pemeriksaan kamar hotel.

Saat tiba di lantai 6, petugas menemukan mahasiswi sekaligus selebgram cantik ED di kamar nomor 625.

Dia sedang bersama dengan seorang pria tanpa status perkawinan dalam kondisi tanpa busana.

Dalam penggerebekan itu, Tim Resmob Polda Sulsel mengamankan sejumlah barang bukti.

Di antaranya dua alat kontrasepsi (kondom), uang tunai sebesar Rp5 juta, satu Iphone XR warna putih dan Iphone 15 Promax biru (milik korban).

Dalam penggerebekan prostitusi online ini, polisi juga mengamankan seseorang diduga muncikari.

Muncikari ini diketahui berinisial AIF alias Aso (20).

Aso ditangkap lantaran melakukan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Dia diketahui mendapat upah 10 persen dari setiap transaksi open BO yang dilakukan selebgram cantik tersebut.

Pelaku menawarkan jasa prostitusi seorang mahasiswi berinisial ED melalui WhatsApp dengan tarif Rp5 juta.

Dalam setiap transaksi, Aso memperoleh keuntungan sebesar 10 persen.

"Aso menerangkan bahwa ia mengakui perbuatannya telah melakukan tindak pidana perdagangan orang (Prostitusi Online)," kata Kompol Benny Pornika.

Kata ED

Selebgram cantik ED menjadi korban dalam perdagangan orang tersebut.

ED mengaku baru pertama kali ditawarkan oleh mucikari Aso kepada pelanggan untuk jasa hubungan badan.

"ED menerangkan bahwa Aso baru pertama kali menawarkan dirinya kepada pelangan untuk jasa CL (berhubungan badan)," tutur Kompol Benny.

Saat ini, Aso dan ED diamankan di Posko Resmob Polda Sulsel untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Selebgram cantik yang digerebek tanpa busana ini diketahui merupakan selebgram Makassar.

Usai viral, sosok Eritza pun disorot publik.

Akun media sosialnya pun dicari warganet.

Namun kini akun Instagram @eritzadwiardani mendadak lenyap.

Ia diketahui memiliki 23 ribu follower di media sosialnya.

Meski akunnya kini menghilang, sejumlah fotonya tanpa sensor sudah bocor dan diunggah ulang oleh netizen lainnya.

(tribunmakassar.com/tribunbogor.com)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved