Penambang Timah Tertimbun

3 Korban Tewas Kecelakaan Tambang di Tempilang Babel, Polisi Bakal Periksa Saksi TKP Besok

Korban kecelakaan tambang di Tempilang Bangka Belitung akibat tertimbun tanah ini berjumlah empat orang.

Tayang:
Penulis: Riki Pratama | Editor: Kamri
istimewa
Kecelakaan tambang kembali terjadi di perbatasan Desa Benteng Kota dan Desa Tempilang, tepatnya di Lokasi Eks Tambang KJUB, Dusun Merabok Desa Benteng Kota, Kecamatan Tempilang Kabupaten Bangka Barat pada Kamis (25/7/2024). Korban kecelakaan tambang di Tempilang akibat tertimbun tanah ini berjumlah empat orang. 

POSBELITUNG.CO -  Kecelakaan tambang di lokasi eks tambang KJUB Dusun Merabok Desa Benteng Kota Kecamatan Tempilang Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Kamis (25/7/2024) sore menewaskan tiga korban yang merupakan penambang.

Para penambang tewas akibat tertimbun tanah yang longsor di lokasi penambangan.

Satu penambang lagi dinyatakan selamat usai berhasil dievakuasi dari lokasi.

Menindaklanjuti kejadian ini, jajaran Polsek Tempilang, Polres Bangka Barat akan melakukan proses hukum terhadap kasus kecelakaan tambang di Tempilang ini.

Proses hukum diantaranya dengan memeriksa sejumlah saksi terkait kecelakaan tambang yang menyebabkan empat orang penambang tewas akibat tertimbun tanah.

Kapolsek Tempilang, Ipda Harun Pardamean Simanjuntak mengatakan polisi akan menindak lanjuti peristiwa kecelakaan tambang di Tempilang ini.

"Rencana tindak lanjut besok akan dilaksanakan mengambil keterangan saksi - saksi yang ada di TKP.

Dari pemilik tambang, pengawas tambang, korban saudara Nie, yang hidup dan saksi lainnya," ungkap Harun Pardamean Simanjuntak kepada wartawan, Jumat (26/7/2024).

Polisi juga akan membuat permintaan visum et revertum ke Puskesmas Tempilang dan berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Bangka Barat untuk membuat laporan polisi.

Diketahui, korban kecelakaan tambang di Tempilang akibat tertimbun tanah ini berjumlah empat orang.

Dari empat korban ini,, satu korban dinyatakan selamat bernama Sumardi alias Nie (42).

Warga Desa Tempilang ini mengalami luka-luka dan patah kaki kiri akibat kecelakaan itu.

Satu korban meninggal dunia berhasil dievakuasi lebih awal bernama Budiar alias Badiok (54) Warga Desa Air Lintang.

Dan dua korban lainnya, Fitriadi warga Benteng Kota dan Suhai Warga Air Lintang sempat tertimbun di dalam lubang tanah yang berkedalaman sekitar 9-10 meter.

Tetapi korban akhirnya berhasil dievakuasi tim gabungan pada Kamis (25/7/2024) malam sekitar pukul 23.01 WIB.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved