Kesehatan
7 Cara Terhindar dari Serangan Stroke, Penyakit Berbahaya dan Mematikan
Ada tips tentang cara mencegah stroke yang bisa dilakukan untuk menghindari serangan penyakit mematikan ini.
POSBELITUNG.CO -- Serangan stroke dapat terjadi pada siapa saja.
Penyakit ini tidak menyasar yang berusia lanjut saja, baik wanita maupun pria.
Usia tua, muda, pria, dan wanita berpotensi terkena serangan stroke.
Langkah mencegah stroke lebih baik ketimbang mengobati setelah terkena stroke.
Ada tips tentang cara mencegah stroke yang bisa dilakukan untuk menghindari serangan penyakit mematikan ini.
Langkah-langkah mencegah stroke dipaparkan Pakar Kesehatan dr Saddam Ismail dalam artikel posbelitung.co berikut ini.
Seperti diketahui, stroke adalah penyakit serius yang dapat menyerang siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan.
Mungkin banyak yang beranggapan, bahwa stroke hanya dapat menyerang orang yang sudah berumur tua saja.
Namun pada kenyataannya, orang-orang yang masih berusia muda banyak yang terkena penyakit stroke.
dr Saddam Ismail menjelaskan stroke dapat terjadi yakni ketika adanya penyumbatan pembuluh darah di otak, ataupun karena adanya pendarahan di otak.
Kondisi ini dapat memicu akibat yang cukup fatal bagi penderitanya.
Oleh karenanya, kali ini dr Saddam Ismail membagikan tips untuk mencegah terkenanya stroke, di antaranya:
1. Berhenti Merokok
Merokok merupakan suatu kebiasaan yang tidak sehat, lantaran dapat memicu timbulnya berbagai macam penyakit serius.
Meskipun belum berdampak secara langsung, namun pada kenyataannya dalam jangka panjang rokok dapat menggerogoti kesehatan para penikmatnya.
Merokok dapat membuat darah gampang menggumpal, hingga bukan tidak mungkin pembuluh darah lama kelamaan akan tersumbat.
Dampak serius dari kondisi ini adalah merusak pembuluh darah, hingga menyebabkan stroke.
2. Menjaga Pola Makan Sehat
Pola makan adalah kunci penting untuk mencegah agar tak mudah terkena stroke.
Tak sedikit orang yang mengalami stroke lantaran pola makannya yang tidak sehat.
Hal ini dapat memicu tekanan darah dan kolesterol menjadi tinggi, hingga akhirnya memicu timbulnya stroke.
Mulailan untuk mengonsumi makanan yang tinggi serat dan rendah lemak.
3. Rutin Berolahraga
Olahraga dapat membuat tekanan darah lebih terkontrol, membuat kolesterol normal, dan juga dapat menurunkan stres.
Sangat dianjurkan untuk berolahraga minimal 30 menit sehari, atau lima kali dalam seminggu.
4. Mengelola Stres dengan Baik
Kesehatan tidak hanya perlu diperhatikan kondisi fisiknya saja, namun juga kondisi mental.
Seseorang yang kerap kali mengalami masalah hingga membuatnya stres, ternyata dapat menyebabkan timbulnya berbagai macam penyakit, salah satunya stroke.
Lakukan berbagai macam kegiatan positif untuk mengelola stres, misalnya berolahraga atau aktivitas hobi lainnya.
dr Saddam Ismail menegaskan, jangan pernah menganggap sepele stres yang dialami.
Jika dirasa berat, Anda dapat berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater, lantaran kesehatan mental juga sangat penting.
5. Menurunkan Tekanan Darah
Tekanan darah yang tinggi dapat memicu pembuluh darah di otak pecah, hingga menyebabkan stroke pendarahan.
Oleh karenanya, sangat perlu untuk rutin melakukan pengecekan tekanan darah.
Darah normal yakni di angka 120/80 mmhg, jika sudah di atas 140 maka segera lakukan penanganan medis secepatnya.
Jika memiliki tekanan darah yang tinggi, maka turunkan dengan mengonsumsi obat yang telah didapatkan dari dokter.
6. Menurunkan Kadar Kolesterol
Menurunkan kadar kolesterol yang tinggi merupakan salah satu cara pencegahan agar tidak terkena stroke.
Kolesterol yang tinggi dapat memicu pembuluh darah menyempit, kondisi ini dapat memicu stroke.
Menurunkan kadar kolesterol caranya yakni dengan mengubah pola makan menjadi lebih sehat.
7. Menurunkan Kadar Gula Darah
Seseorang yang memiliki kadar gula darah yang tinggi atau diabetes, sebaiknya mulai dikontrol.
Gula darah yang tinggi ternyata dapat merusak pembuluh darah dan membuatnya menyempit.
Seseorang yang tidak memiliki kadar gula darah tinggi juga sebaiknya tetap mengontrol gula darah, agar tidak melonjak sewaktu-waktu.
(Posbelitung.co)
| PCOS Tidak Menutup Peluang Hamil, Ini yang Perlu Diketahui |
|
|---|
| Transformasi Tubuh Ibu Hamil: Dampak Lonjakan Hormon dari Kepala hingga Kaki |
|
|---|
| Varian Covid-19 XFG Jadi Dominan di Indonesia, Kemenkes: Tetap Waspada meski Risiko Rendah |
|
|---|
| Jangan Anggap Remeh! Ini 10 Gejala Awal Penyakit Hati yang Jarang Disadari |
|
|---|
| 1 dari 8 Orang di Dunia Alami Gangguan Mental, Ini 10 Jenis yang Paling Umum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20220216-mengabaikan-mini-stroke.jpg)