Biodata
Biodata Mikron Antariksa Calon Pj Bupati Belitung, Bakal Dilantik Minggu 11 Agustus
Biodata Mikron Antariksa, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Babel.
POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Biodata Mikron Antariksa, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Babel.
Dia merupakan asli Bangka Balitung, yang menamatkan sekolah menengah di SMAN 2 Pangkalpinang.
Mikron bakal dilantik sebagai Penjabat Bupati Belitung, menggantikan Yuspian yang mengundurkan diri.
Pelantikan Mikron berdasarkan Surat No 005/0872/I yang dikeluarkan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tanggal 9 Agustus 2024.
Mikron akan dilantik Pj Gubernur Babel Safrizal di Ruang Rapat Pemkab Belitung, Minggu (11/8/2024) pukul 13.00 WIB.
Pelantikan dan Pengucapan Sumpah Jabatan Penjabat Bupati Belitung, akan dihadiri sejumlah undangan dari unsur Forkopimda, instansi vertikal, perangkat daerah Babel, serta keluarga Pj Bupati Belitung yang dilantik.
Mikron lahir di Pangkalpinang, pada tanggal 29 Juli 1974.
Dia adalah lulusan Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung.
Di pemerintahan, Mikron banyak berkecimpung di bidang sosial dan pernah menjabat Kadisnaker Pangkalpinang.
Dia juga pernah menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penanaman Modal Daerah (BP3MD) Pemkab Basel pada 2012.
Lalu pindah ke Pemkot Pangkalpinang sebagai Sekretaris DPRD Pangkalpinang pada 2012, era Wali Kota Pangkalpinang Zulkarnain Karim.
Almarhum Zulkarnain Karim adalah paman Mikron Antariksa.
Mikron Antariksa adalah adik kandung Sekretaris DPRD Pangkalpinang Akhmad Elvian, yang juga dikenal sebagai Sejarawan dan Budayawan Babel.
Sebelumnya diberitakan, Penjabat (Pj) Bupati Belitung, Yuspian melepaskan jabatan yang didudukinya saat ini, demi maju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Hal ini ditandai dengan pengajuan surat pengunduran dirinya sebagai Pj Bupati Belitung kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
Yuspian kepada Posbelitung.co mengungkapkan, banyak pertimbangan yang dilakukan hingga akhirnya merelakan jabatan eselon II dan sisa 12 tahun masa kariernya sebagai PNS.
Menurutnya, keputusan mundur tersebut telah dipertimbangkan dan mendapatkan restu keluarga.
Dirinya pun telah melakukan salat Istikharah untuk meyakinkan keputusannya itu.
"Memang di satu sisi orang mengatakan kami di dalam karir yang gemilang, dalam karier PNS, 12 tahun sisa masa kerja, bisa meraih prestasi tertinggi di karier ASN (eselon I)," kata Yuspian, Senin (22/7/2024).
Meski begitu, Yuspian mengatakan ia punya pertimbangan lain, yaitu terpanggil untuk memimpin daerah.
Apalagi sebagai putra daerah yang memiliki kapasitas untuk itu dan sudah membuktikan selama bertugas sebagai penjabat bupati.
"Istilahnya kami para ASN di level seperti kami sudah dididik dan dilatih untuk ini sebenarnya, tetapi memang jalurnya jalur politik yang memungkinkan untuk itu maka harus memilih," ungkapnya.
"Kalau seandainya ada regulasi yang memungkinkan keduanya dilakukan, itu idealnya tapi ternyata pilihan tidak begitu, kita harus memutuskan salah satu," imbuhnya.
Setelah melalui pertimbangan bersama keluarga, ia pun memilih mundur sebagai ASN dan memutuskan ikut dalam kontestasi Pilkada kali ini.
Ia pun berharap seluruh masyarakat Belitung bisa mendukung dan memahami keputusan yang diambilnya.
Pria yang juga Kepala Biro Umum dan Akademik Institut Teknologi Kalimantan ini mengatakan sesuai surat edaran Mendagri yang menyampaikan kepada seluruh penjabat Kepala daerah yang mencalonkan diri diberikan batas waktu untuk menyampaikan rencana pengunduran diri paling lambat 17 Juli 2024.
Makanya, dengan segala pertimbangan, ia pun telah menyerahkan surat pengunduran diri sebelum batas waktu tersebut.
"Selanjutnya kami menunggu proses di Mendagri. Begitu mengajukan bukan serta merta berhenti karena di sana pasti ada mekanisme untuk menjadi Pj pengganti yang akan melanjutkan pemerintahan sampai terpilihnya bupati hasil pilkada dan dilantik," kata Yuspian.
Meski telah menyampaikan surat pengunduran diri kepada Mendagri, Yuspian menyebut masih akan menjalankan tugas sampai keluar keputusan atas surat pengunduran dirinya.
"Tapi sampai waktu kami akan lengser bertugas, kami akan tetap menjalankan tugas sesuai seharusnya," tuturnya. (*)
| Biodata Rudy Masud Gubernur Kaltim Beli Mobil Dinas Rp 8,5 M Semata Tak Mau Dipandang Miskin |
|
|---|
| Biodata Dirut BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti yang Tantang Anggota DPR, Dulu Wamenkes RI |
|
|---|
| Biodata Letjen TNI Agus Widjojo, Dubes RI untuk Filipina Meninggal Dunia, Anak Pahlawan Revolusi |
|
|---|
| Biodata AKBP I Gede Ngurah Joni Kapolres Ende, Anak Buahnya Pukul Penderita Disabilitas Hingga Tewas |
|
|---|
| Biodata Handy Gerniady Mantan Kopassus Jabat Direktur Operasi PT Timah Tbk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20230801-Kepala-BPBD-Provinsi-Kepulauan-Bangka-Belitung-Mikron-Antariksa.jpg)