Kesehatan

Cara Mengobati Sakit Kepala yang Menyerang, Salah Satunya Berhenti Mengunyah

Pakar Kesehatan, dr Saddam Ismail membagikan cara membantu mengurangi gejala sakit kepala.

Tayang:
Editor: Alza
Darwinsyah/BangkaPos
Ilustrasi sakit kepala 

POSBELITUNG.CO -- Banyak orang usia dewasa merasakan sakit kepala.

Hanya saja gejala dan penyebabnya berbeda-beda.

Sakit kepala bisa saja tanda atau gejala untuk penyakit tertentu.

Namun, ada kalanya sakit kepala hanya datang saat tertentu saja.

Pakar Kesehatan, dr Saddam Ismail membagikan cara membantu mengurangi gejala sakit kepala.

Berhenti Mengunyah

Saar sedang sakit kepala, jangan mengunyah makanan yang terlalu keras dan dalam waktu yang lama.

Hal ini dapat memicu rahang menjadi pegal, dan dampaknya adalah otot di kepala akan menegang.

Kondisi ini dapat memperparah sakit kepala yang dialami.

Tak hanya itu, dr Saddam Ismail menuturkan, seseorang yang sering kali mengalami sakit kepala sangat tidak dianjurkan untuk mengunyah permen karet.

Lantaran dapat membuat serangan sakit kepala muncul, khususnya yang sering mengalami sakit kepala tipe tegang dan migran.

Memperbaiki Postur Tubuh

Postur tubuh yang baik dapat membantu otot tubuh menjadi tidak tegang.

Memperbaiki postur tubuh adalah salah satu cara alami yang dapat dilakukan untuk mengurangi gejala sakit kepala.

Misalnya dalam posisi duduk maupun berdiri, posisi kepala jangan menunduk, melainkan tetap hadapkan ke depan.

Melakukan Peregangan

Salah satu penyebab sakit kepala adalah akibat otot yang menegang.

Kondisi ini biasanya dipicu oleh stres.

Untuk mengurangi kondisi tersebut, disarankan untuk melakukan peregangan otot, agar lebih rileks.

Selain melakukan peregangan, Anda juga dapat melakukan olahraga, seperti yoga.

Pijat Kepala

Saat sakit kepala muncul, tak salah jika melakukan pijatan pada beberapa area di kepala.

Misalkan di kening, pelipis, area samping, atau bagian-bagian yang terasa sakit.

Hal ini dilakukan dengan tujuan agar otot-otot kepala lebih rileks dan mengurangi gejala sakit kepala.

Cukup lakukan perlahan dengan jari telunjuk ataupun ibu jari.

Hindari Penekanan pada Area Kepala

Saat sakit kepala muncul, sangat disarankan untuk menghindari penekanan pada area kepala.

Misalnya seseorang yang mengikat rambut, menggunakan topi, menggunakan bandana, disarankan untuk melepaskan aksesoris kepala tersebut.

Dengan begitu, diharapkan gejala sakit kepala yang muncul dapat mereda.

Perbanyak Minum Air Putih

Mengonsumsi air putih dapat membantu meredakan gejala sakit kepala.

Seseorang yang kekurangan minum, tentu tubuhnya akan dehidrasi.

Kondisi ini dapat memicu timbulnya sakit kepala, termasuk migran.

Kompres Area Kepala dengan Es

Sakit kepala sebelah atau migran dapat diatasi dengan cara mengompres bagian dahi atau pelipisnya dengan es.

Kompres dingin ini dapat menghambat pelepasan zat peradangan yang ada di kepala.

Sehingga dapat mengurangi gejala sakit kepala.

Anda dapat menggunakan lap dingin atau es batu yang telah dibalut dengan handuk tebal.

Lakukan kompres ini selama 10 sampai 15 menit.

Kompres Hangat

Jika yang Anda alami adalah sakit kepala tipe tegang, maka dapat melakukan kompres hangat.

Lakukan kompres pada bagian leher ataupun pada bagian belakang kepala yang terasa tegang.

Dengan begitu, gejala sakit kepala tipe tegang dapat diatasi dengan baik.

Anda dapat menggunakan handuk yang telah direndam air hangat, ataupun dapat menggunakan heating pad.

Istirahat di Tempat Gelap

Cara sederhana dengan mematikan lampu dan beristirahat ternyata dapat membantu mengurangi gejala sakit kepala.

Lantas bagaimana jika sedang berada di luar rumah?

Solusinya yakni dengan cara menggunakan kaca mata hitam.

Cahaya yang terlalu terang dapat membuat sakit kepala bertambah parah.

Tidur yang Cukup

Jika Anda sering mengalami sakit kepala, coba periksa waktu istirahat Anda, apakah waktu tidur Anda sudah cukup atau belum.

Kurang tidur dapat memicu seseorang mengalami sakit kepala.

Waktu tidur yang cukup dapat membantu mengurangi gejala sakit kepala.

Bahkan dr Saddam Ismail menegaskan, tidur yang cukup dapat menurunkan frekuensi sakit kepala yang muncul.

Minum Teh atau Kopi Hangat

Teh dan kopi mengandung kafein yang ternyata bermanfaat untuk mengurangi gejala sakit kepala.

Saat sakit kepala, biasanya pembuluh darah akan melebar.

Dengan mengonsumsi teh maupun kopi yang mengandung kafein, dapat membuat pembuluh darah mengecil.

Sehingga dapat meredakan sakit kepala.

Namun perlu diingat, mengonsumsi teh dan kopi secara berlebihan malah dapat memicu sakit kepala muncul.

Makan Sayur, Kacang, dan Coklat

Ternyata ada beberapa jenis makanan yang dapat membantu menyembuhkan sakit kepala.

Di antaranya yakni sayur-sayuran, coklat, kacang-kacangan, ataupun makanan yang mengandung magnesium.

Magnesium dapat membantu melemaskan pembuluh darah, sehingga peredaran darah dan oksigen menjadi lancar.

Kondisi ini dapat menurunkan frekuensi sakit kepala yang dialami.

Minum Obat Pereda Sakit Kepala

Jika Anda sudah melakukan tips-tips di atas, namun sakit kepala tak kunjung mereda, maka tak salah jika Anda mengonsumsi obat sakit kepala.

Misalkan paracetamol ataupun ibuprofen dan tetap baca aturan pakainya.

Namun jika sudah mengonsumsi obat sakit kepala dan sakit kepala masih tak kunjung membaik, sebaiknya lakukan konsultasi dengan dokter.

(Posbelitung.co)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved