Kisah Bripda S Ditelepon Pria Mengaku Iptu, Lalu Ditodong Pistol Oknum Polisi dan Rp5,6 M Dirampok

Dua polisi yang berdinas di Shabara Polda Sumatera Barat, merampok uang Rp5,6 miliar.

Editor: Alza
Istimewa
Polisi yang terlibat perampokan di daerah Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman, dihadirkan di Mapolda Sumbar, Rabu (28/8/2024). 

Pelaku berjumlah tiga orang beraksi dengan mengancam menggunakan senjata api.

Mereka menggasak uang ATM sebesar Rp5,6 miliar yang berada dalam tujuh box.

Satu pelaku lagi adalah warga sipil berinisial HS.

Mobil yang membawa sejumlah uang tersebut awalnya dari Padang.

Sudah sempat mengisi uang di dua titik ATM di Jalan Khatib Sulaiman Padang dan Tabing.

Dalam perjalanan, Bripda S yang mengawal mobil pengisian ATM dihubungi oleh orang yang mengaku polisi berpangkat Iptu dari Polres Pariaman Kota.

Oknum yang mengaku Polisi berpangkat Iptu tersebut menghubungi Bripda S dengan tujuan untuk menitipkan barang kepada istrinya yang berada di Kota Pariaman.

Pada saat kendaraan berada di Fly Over Bandara BIM, Bripda S dihubungi lagi oleh pelaku yang mengaku oknum Polisi berpangkat Iptu untuk menanyakan lokasi dan posisinya.

"Kemudian Bripda S mengirimkan foto warung yang berada di sekitar lokasi Fly Over Bandara BIM.

Setelah itu Bripda S disuruh ke atas Fly Over," ujar Direktur Reserse Kriminal Polda Sumbar, Kombes Pol Andry Kurniawan.

Namun, sesampainya di bundaran depan PT Jaya Sentrikon, mobil yang dikawal Bripda S berhenti.

Mobil pelaku sudah berada di belakang mobil yang sedang dikawal Bripda S.

Saat dihampiri, pelaku langsung menodongkan diduga senjata api pada Bripda S.

"Setelah dihampiri Bripda S, pelaku menodongkan diduga senjata api ke arah rusuk kanan."

"Pelaku mengatakan bahwasanya di dalam mobil ada dugaan membawa narkoba," jelasnya.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved