Penambang Geruduk Kantor PWI Belitung
Sikapi Aksi Damai Massa Masyarakat Penambang, Ini Penjelasan Ketua PWI Belitung
Massa Asosiasi Masyarakat Penambang Tradisional Belitung bersama Astrada Belitung menggelar aksi damai
Penulis: Dede Suhendar | Editor: Kamri
POSBELITUNG.CO - Massa Asosiasi Masyarakat Penambang Tradisional Belitung bersama Astrada Belitung menggelar aksi damai di depan Kantor organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Belitung pada Kamis (19/9/2024).
Ketua PWI Belitung, Bastiar pun menerima perwakilan massa aksi untuk mediasi sekaligus mendengar penyampaian tuntutan.
Dalam kesempatan itu, Bastiar mendengar langsung aspirasi yang disampaikan para perwakilan mengenai adanya pemberitaan mengenai aktivitas meja goyang di Belitung.
Hal itu dinilai berdampak pada penutupan dan timah hasil tambang rakyat yang tak lagi dibeli.
"Jadi kedatangan mereka ingin menyampaikan agar tidak lagi membuat berita meja goyang dan penambangan ilegal di Belitung dan Belitung Timur," ungkap Bastiar.
Baca juga: Breaking news: Asosiasi Masyarakat Penambang Tradisional-Astrada Geruduk Kantor PWI Belitung
Ia menambahkan aspirasi tersebut akan disampaikan kepada pengurus PWI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada hari ini juga.
Menurutnya, pihaknya siap menyelesaikan masalah tersebut sehingga penambang dan meja goyang bisa beraktivitas kembali.
"Tapi kalau masalah perizinan, itu bukan kewenangan kami.
Kami kembalikan kepada yang berwenang terkait legal atau tidak legal, karena prinsipnya hanya pemberitaan," katanya.
Bastiar menegaskan pemberitaan yang terjadi beberapa waktu lalu, murni dilakukan sebagian oknum, tapi bukan PWI.
Menurutnya, PWI merupakan organisasi profesi yang tidak mencampuri urusan media orang lain.
"Tapi PWI Kabupaten Belitung akan menyampaikan kepada oknum-oknum tadi baik di provinsi maupun di sini tentang aspirasi tadi," kata Bastiar.
(Posbelitung.co/Dede Suhendar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20240919-Aksi-Damai-Massa-di-PWI-Belitung.jpg)