PT Timah Tbk

PT Timah Tbk Bangka Belitung Giatkan Program PPM Berkelanjutan, Bermanfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

Perusahaan PT Timah Tbk Bangka Belitung menggiatkan program PPM di wilayah Bangka Belitung

Tayang:
Editor: Kamri
Dok. PT Timah Tbk
Perusahaan PT Timah Tbk Bangka Belitung menggiatkan program Program Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Provinsi Riau, dan Provinsi Kepulauan Riau. 

Sejauh ini terdapat 108 orang yang tinggal di asrama dan bersekolah di SMA Negeri 1 Pemali Kabupaten Bangka

2. Fishing Ground

Program Fishing Ground bertujuan untuk memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat pesisir yang terdampak oleh kegiatan tambang.

Pelaksanaan Program Fishing Ground dimulai di Pantai Rebo pada November 2020 dengan 101 rumpon, melibatkan kerjasama dengan nelayan, dinas kelautan dan perikanan, serta dievaluasi oleh akademisi Universitas Bangka Belitung.

Pada 2023, program fishing ground ini diperluas dengan penurunan 60 rumpon di Desa Aik Antu Deniang dan 170 rumpondi Desa Rebo

3. Program Pelestarian Masyarakat Adat di Lingkar Tambang

Dalam hal pelestarian adat, PT Timah Tbk telah melakukan upaya pendekatan awal terhadap masyarakat adat Mapor di Desa Gunung Muda Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka.

Pendekatanini dimulai pada tahun 2021 dengan penelitian dan penulisan buku tentang masyarakat adat tersebut.

Kemudian dilanjutkan dengan pembangunan tujuh rumah adat memarong yang dapat digunakan sebagai penginapan.

Masyarakat adat juga diberikan pelatihan tenun, batik ecoprint dan pelatihan pemandu lokal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi mereka dalam bidang pariwisata.

Perseroan juga memberikan dukungan hukum kepada masyarakat adat dengan membantu pengesahan melalui notaris, seperti pengesahan Akta Pendirian Perkumpulan Lembaga Adat Mapur, Akta Pendirian Yayasan Gebong Mamarong Mapor,Pengajuan Nama Yayasan, dan Pengajuan Nama Perkumpulan.

4. Program Jaminan Sosial Kelompok Rentan

Dalam upaya Perseroan menjaga harmonisasi dengan stakeholder terutama dengan nelayan, Perseroan memberikan Jaminan Sosial yaitu BPJS Ketenagakerjaan.

Program ini telah dimulai tahun 2022, untuk tahun 2023 sebanyak 450 nelayan di wilayah operasional perseroan yang mendapat jaminan sosial

5. Program POS PELAUT (Polikultur Silvofishery)

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved