Berita Pangkalpinang

20 Titik Hidran Baru akan Dipasang di Pangkalpinang, Upaya Mitigasi Kebakaran dan Cadangan Air Warga

Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini hanya terdapat empat titik hidran aktif dan perlu perawatan lebih lanjut.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Novita
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Peresmian hidran kebakaran (HK) di Jalan MH Muhidin, tepatnya di pertigaan Apotek Bangka, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (1/10/2024). 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini hanya terdapat empat titik hidran aktif dan perlu perawatan lebih lanjut.

Oleb sebab itu, sebanyak 20 titik hidran baru akan dipasang di Kota Pangkalpinang, tepatnya di sejumlah kawasan padat penduduk yang sudah terhubung dengan jalur PDAM.

Penambahan hidran ini dirancang untuk mendukung upaya mitigasi kebakaran di wilayah padat pemukiman yang rawan terhadap risiko kebakaran. 

Apalagi, hidran air merupakan salah satu infrastruktur penting dalam penanggulangan kebakaran. 

"Kami akan terus memantau kondisi hidran yang ada, termasuk melakukan pengecekan apakah masih berfungsi dengan baik, seperti kondisi seal-nya. Perawatan lebih lanjut sangat dibutuhkan, terutama untuk hidran yang sudah lama," jelas Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Pinang, Agus,  usai peresmian hidran baru di Jalan MH Muhidin, Selasa (1/10/2024).

Baca juga: Pangkalpinang Pasang Hidran di Tengah Kota, Isi Air Cuma 5 Menit, Penanganan Kebakaran Lebih Cepat

Pemasangan hidran di titik-titik strategis, lanjutnya, akan memberikan dampak signifikan, baik untuk memudahkan petugas pemadam kebakaran maupun masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

"Hidran air merupakan salah satu infrastruktur penting dalam penanggulangan kebakaran. Dengan adanya hidran yang tersebar di berbagai titik, petugas pemadam kebakaran dapat mengakses sumber air dengan cepat dan efisien, sehingga dapat mempercepat upaya pemadaman dan mengurangi dampak kebakaran," jelasnya.

Selain itu, lanjut Agus, hidran juga berfungsi sebagai cadangan air bagi masyarakat dalam situasi darurat, terutama saat terjadi gangguan distribusi air dari PDAM. 

Dengan akses yang lebih mudah ke hidran, warga bisa turut serta membantu upaya pemadaman sementara petugas dalam perjalanan menuju lokasi.

"Penambahan hidran di kawasan padat penduduk juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga fasilitas umum ini," imbuhnya.

"Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Perumdam Tirta Pinang juga berkomitmen untuk melakukan pemeliharaan rutin agar hidran-hidran tersebut tetap dalam kondisi baik dan siap digunakan kapan saja," terang Agus.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved