Respons Yusril Ihza Mahendra Disebut Bakal Jadi Menteri di Kabinet Prabowo-Gibran
Nama Yusril Ihza Mahendra disebut-sebut bakal masuk kabinet Prabowo-Gibran.
POSBELITUNG.CO - Nama Yusril Ihza Mahendra disebut-sebut bakal masuk kabinet Prabowo-Gibran.
Seperti diketahui, Prabowo-Gibran akan dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI pada 20 Oktober 2024.
Yusril Ihza putra daerah asal Manggar, Belitung Timur diplot sebagai Menteri Hukum dan HAM.
Pria kelahiran Desa Lalang, Kecamatan Manggar, Belitung Timur ini membenarkan ada beberapa prediksi dirinya memang masuk ke bursa menteri kabinet ke depan.
Namun, hingga hari ini Yusril mengaku belum ada komunikasi langsung antara dirinya dengan Prabowo terkait hal tersebut.
“Sejauh ini saya belum berkomunikasi dengan Pak Prabowo terkait posisi menteri,” ungkap Yusril kepada Posbelitung.co, Minggu (6/10/2024) di Manggar, Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Namun, kata Yusril, kalaupun ada tawaran, dia berharap bisa ditempatkan di bidang yang memang dikuasainya, yaitu hukum.
“Saya tidak ingin berada di posisi yang tidak sesuai dengan kompetensi saya,” kata Yusril.
Dia yang dikenal sebagai pakar hukum tata negara, memiliki rekam jejak panjang dalam pemerintahan.
Sebelumnya, Yusril pernah menjabat sebagai Menteri Kehakiman dan HAM, serta Menteri Sekretaris Negara.
Dengan keahliannya di bidang hukum, dia diyakini menjadi kandidat kuat untuk posisi di sektor tersebut dalam pemerintahan baru Prabowo-Gibran.
Apalagi saat ini posisinya sebagai Ketua Tim Hukum Prabowo Gibran.
Meski belum ada komunikasi formal, spekulasi mengenai posisi Yusril dalam kabinet Prabowo-Gibran terus berkembang di tengah masyarakat.
Terutama karena latar belakangnya yang kuat di bidang hukum, dianggap sangat relevan dengan tantangan hukum yang akan dihadapi pemerintahan mendatang.
Dikutip wikipedia, Ihza Mahendra, S.H., M.Sc. gelar Datuak Maharajo Palinduang lahir 5 Februari 1956.
| Seleksi Paskibraka Beltim 2026 Diikuti 110 Pelajar, Targetkan 32 Terbaik |
|
|---|
| Video: BUMDes Beregong Kembangkan Bebek Petelur, Desa Kurnia Jaya Alokasikan Rp25 Juta |
|
|---|
| Belum Normal, Harga Cabai di Belitung Timur Masih Tinggi Tiga Minggu Pasca Lebaran |
|
|---|
| Wacana 'War Ticket' Haji Masih Dikaji, Pemerintah Tegaskan Belum Jadi Kebijakan Resmi |
|
|---|
| Biodata Widiyanti Putri, Menteri Pariwisata Disemprot Saleh Daulay Imbas Ketidaksesuaian Data |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20241006-Yusril-Ihza-Mahendra-saat-ditemui-posbelitungco-beberapa-waktu-lalu.jpg)