Berita Belitung Timur

Desi ASN Belitung Timur Khawatir Ada Pengurangan TPP Imbas Rekrutmen 1.358 PPPK 2024

Desi yang telah mengabdi sebagai ASN Belitung Timur selama beberapa tahun terakhir ini menyoroti

Tayang:
Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Kamri
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Ilustrasi PPPK. Rencana rekrutmen PPPK 2024 ini memang menjadi langkah strategis pemerintah untuk memenuhi kebutuhan tenaga fungsional di Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 

POSBELITUNG.CO - Desi (bukan nama sebenarnya) seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengungkapkan kekhawatirannya terkait kemungkinan pengurangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) setelah pemerintah daerah berencana merekrut 1.358 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada 2024 ini. 

Rencana ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat untuk memperkuat tenaga kerja di sektor pemerintahan dan meningkatkan status honorer menjadi pegawai pemerintah.

Desi yang telah mengabdi sebagai ASN Belitung Timur selama beberapa tahun terakhir ini menyoroti peningkatan jumlah pegawai melalui skema PPPK 2024 bisa berimplikasi pada anggaran belanja daerah. 

"Kami khawatir kalau jumlah pegawai bertambah drastis, TPP bisa dikurangi.

Apalagi, anggaran belanja pegawai sudah cukup besar.

Kami sangat berharap hal ini diperhatikan agar kesejahteraan ASN tetap terjaga," katanya kepada Posbelitung.co, Selasa (15/10/2024).

Rencana rekrutmen PPPK 2024 ini memang menjadi langkah strategis pemerintah untuk memenuhi kebutuhan tenaga fungsional.

Seperti tenaga guru dan tenaga kesehatan yang semakin mendesak di berbagai wilayah di Belitung Timur. 

Namun, banyak ASN yang merasa bahwa peningkatan jumlah pegawai berpotensi mengurangi alokasi anggaran yang biasanya dialokasikan untuk TPP sehingga bisa memengaruhi penghasilan mereka.

Baca juga: Usulan Formasi PPPK 2024 Bangka Barat Terpaksa Dikurangi, Beban Anggaran Gaji Terlalu Tinggi

Pjs Bupati Belitung Timur, Asmawa Tosepu sebelumnya telah menyatakan bahwa pemerintah daerah akan tetap berusaha menjaga keseimbangan anggaran dengan cara rasionalisasi dan penghematan, baik untuk rekrutmen PPPK maupun untuk kesejahteraan ASN. 

Proses rekrutmen PPPK 2024 diperkirakan akan berlangsung dalam beberapa tahap, dan diharapkan mampu mengisi kekosongan tenaga di sektor-sektor yang vital.

Namun, dampaknya terhadap kondisi keuangan daerah dan kesejahteraan ASN, menurut Desi, perlu ditinjau lebih lanjut.

"Karena ada Kabupaten Bangka yang sudah meniadakan perekrutan PPPK karena keuangan daerah yang tidak cukup tahun ini," kata Desi.

(Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved