Berita Pangkalpinang

Hadapi Ancaman Dampak Cuaca Ekstrem, Pj Wali Kota Pangkalpinang Minta Camat dan Lurah Siaga 24 Jam

Penjabat Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama, menginstruksikan camat dan lurah agar siaga 24 jam dalam menghadapi ancaman dampak cuaca ekstrem.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Novita
Bangkapos.com/Andiri Dwi Hasanah
Pj Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Penjabat Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama, menginstruksikan camat dan lurah agar siaga 24 jam dalam menghadapi ancaman dampak cuaca ekstrem.

Ia juga mengimbau masyarakat waspada dan lebih pedulu terhadap kebersihan lingkungan.

Adanya kewaspadaan dari semua pihak, diharapkan dapat meminimalisasi dampak cuaca ekstrem.

"Saya sudah instruksikan camat dan lurah untuk bekerja 24 jam guna menjaga lingkungan kita dari dampak cuaca ekstrem yang kini tengah mengancam. Kita harus waspada karena banyak saluran air yang mampet atau bahkan tertutup sehingga bisa menghambat arus air," jelas Budi kepada awak media, Senin (4/11/2024).

Pj Wali Kota Pangkalpinang juga mengimbau warga agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah sembarangan. 

"Kita khawatir tumpukan sampah bisa menyumbat saluran, menyebabkan air tergenang dan berpotensi menimbulkan banjir. Semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, harus berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan," jelasnya.

Selain itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang untuk memberikan bantuan kepada para korban yang terdampak angin puting beliung kemarin.

"Kami akan terus berupaya memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh warga yang terdampak. Koordinasi dengan BPBD terus kami tingkatkan agar penanganan bencana dapat dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran," ujarnya.

Budi Utama berharap, dengan adanya kewaspadaan dari semua pihak, dampak dari cuaca ekstrem ini dapat diminimalisir. 

"Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan waspada terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu. Semoga semua upaya ini bisa menjaga keselamatan dan kenyamanan kita semua," ucapnya.

Ada Belokan Angin

Cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang melanda wilayah Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dalam beberapa hari terakhir.

Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Pangkalpinang, Kurniaji, mengungkapkan, hal itu disebabkan adanya belokan angin serta kelembapan udara yang tinggi pada lapisan udara atas. 

Kondisi tersebut meningkatkan potensi pembentukan awan konvektif, yang memicu terjadinya hujan sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang di wilayah Kepulauan Bangka Belitung, khususnya Kota Pangkalpinang.

"Analisis lengkap terkait penyebab kejadian puting beliung kemarin masih on progres, penyebab terjadinya cuaca ekstrem kemarin memang ada beberapa faktor cuaca yang berperan," terang Kurniaji, Senin (4/11/2024).

Halaman
12
Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved