Cerita Lengkap Nanang Bunuh Pacarnya, Lilis dan Jasad Dicor Semen di Manggar Belitung Timur
Dia memukul kepala korban menggunakan cobek, lalu membenturkan kepala Lilis.
Ketika mendengar Lilis memanggil mantan suaminya dengan kata-kata yang penuh kasih, rasa cemburu menguasai diri Nanang.
Emosi yang berkecamuk dalam sekejap berubah menjadi kemarahan yang memuncak, hingga akhirnya berujung pada tindakan keji.
Dalam keadaan yang dipenuhi emosi, Nanang beranjak ke dapur, mengambil cobek yang biasa digunakan Lilis untuk membuat seblak.
Cobek itu, yang seharusnya menjadi alat penghidupan, berubah menjadi alat pemutus nyawa.
Dengan satu pukulan ke kepala, Lilis pun tergeletak tak sadarkan diri.
Tak hanya berhenti di situ, Nanang berupaya menutupi perbuatannya dengan cara yang teramat dingin.
Dalam ketergesaan dan mungkin ketakutan, ia menggali lantai rumah mereka, meletakkan tubuh Lilis yang sudah tidak bernyawa, lalu menutupnya dengan coran semen.
Bau beton yang khas menyelimuti ruangan, menyimpan rahasia tragis di balik dinding rumah sederhana itu.
Kabar kehilangan Lilis pun segera menyebar. Para tetangga yang curiga mulai menghubungi pihak berwenang.
Tak lama berselang, polisi datang dan menemukan bukti-bukti yang akhirnya membuka tabir kelam di balik dinding berlapis semen itu.
Kapolres Belitung Timur, AKBP Indra Fery Dalimunthe, dalam konferensi pers yang diadakan Kamis (14/11/2024), mengungkapkan bahwa dugaan sementara menunjukkan motif kecemburuan menjadi penyebab utama dari kasus pembunuhan ini.
Menurut Kapolres, kecemburuan yang memuncak dalam diri Nanang diduga menjadi pemicu tragedi tersebut.
"Berdasarkan pemeriksaan, Lilis menggunakan panggilan sayang kepada mantan suaminya saat berbicara di telepon, yang memicu emosi mendalam pada Nanang," ujarnya.
Dibawa Pakai Helikopter ke Belitung
Nanang Suryadi (50), menumpang helikopter Polda Kepulauan Belitung menuju Pulau Belitung.
| Dexlite Terlalu Mahal, Pemilik Pajero di Beltim Ini Berencana Ganti BBM dengan Pertamina Dex |
|
|---|
| Harga Dexlite di Belitung Timur Rp24.150 Per Liter, Pocay Kaget Terpaksa Parkirkan Pajero Miliknya |
|
|---|
| Satlantas Polres Beltim Sosialisasikan Aturan Sepeda Listrik dan Larangan Bullying di SDN 12 Manggar |
|
|---|
| Puskesmas Manggar Tetap Buka Seperti Biasa Meskipun Kantor Pemkab Beltim Tutup karena WFH |
|
|---|
| Dukung Kawasan Industri Aik Kelik, DPUPRP2RKP Beltim Matangkan Jaringan Energi dan Air Baku |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20241114_beltim-nanan.jpg)