Berita Belitung Timur

Langkah Pencegahan Cuaca Ekstrem, BPBD Belitung Timur Imbau Pohon Tua Dipangkas

BPBD Belitung Timur mengimbau masyarakat yang memiliki pohon tua di sekitar rumah agar segera memangkasnya.

Editor: Kamri
(KOMPAS.com/Suddin Syamsuddin)
Ilustrasi pohon tumbang. Langkah pencegahan cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung Timur mengimbau masyarakat yang memiliki pohon-pohon tua dan berukuran besar di sekitar rumah agar segera memangkas atau menebangnya.  

POSBELITUNG.CO – Langkah pencegahan cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung Timur mengimbau masyarakat yang memiliki pohon-pohon tua dan berukuran besar di sekitar rumah agar segera memangkas atau menebangnya. 

Langkah ini diambil guna mengantisipasi risiko pohon tumbang yang dapat mengakibatkan kerusakan rumah atau bahkan menimbulkan korban jiwa.

Menyikapi potensi cuaca ekstrem ini, BPBD Belitung Timur juga telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk memantau situasi di wilayah rawan bencana.

Seperti pesisir pantai, daerah perbukitan, dan kawasan padat penduduk yang rentan banjir.

“Kami berharap masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan.

Jika ada tanda-tanda bahaya seperti banjir, tanah longsor, atau pohon tumbang, segera melapor ke BPBD atau perangkat desa setempat agar tindakan cepat bisa diambil,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Belitung Timur, Yusmawandi, Jumat (13/12/2024).

Baca juga: Kasus Arisan Bodong di Belitung Timur, Ryo Imbau Korban Lain Segera Melaporkan

Pihaknya juga telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk mengurangi potensi dampak yang ditimbulkan oleh kondisi cuaca buruk tersebut. 

Salah satu langkah utama yang diambil adalah mengimbau para nelayan dan warga pesisir untuk tidak melaut sementara waktu jika cuaca tidak memungkinkan.

“Kami telah menyebarkan informasi melalui berbagai media dan perangkat desa agar para nelayan menunda aktivitas melaut.

Angin kencang yang sering tiba-tiba muncul sangat berbahaya bagi mereka yang berada di laut,” kata Yusmawandi.

BPBD juga meminta masyarakat untuk tidak panik, tetapi tetap siaga dan mengikuti perkembangan informasi cuaca yang disampaikan oleh pihak berwenang.

"Kami mengingatkan bahwa keselamatan adalah prioritas utama.

Tetap waspada, hindari aktivitas di luar rumah jika tidak perlu, dan pastikan rumah dalam kondisi aman,” ujarnya.

Dengan langkah-langkah preventif yang telah diambil, BPBD Belitung Timur berharap dapat meminimalkan dampak bencana yang mungkin terjadi akibat cuaca ekstrem.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan bekerja sama dengan pemerintah dalam menjaga keselamatan dan keamanan bersama. 

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved