Inilah Daftar Polisi yang Bunuh Diri pada 2024, Ada Wakapolres, dan 1 Orang dari Bangka Belitung

Indonesia Police Watch (IPW), merilis jumlah polisi yang bunuh diri dengan cara gantung diri dan menembak pistol ke kepala.

Tayang:
Editor: Alza
KOMPAS.com/NURWAHIDAH
Ilustrasi oknum polisi. Pada tahun 2024, jumlah polisi yang melakukan aksi bunuh diri sebanyak 9 orang. 

Yang paling penting adalah untuk mencegah kejadian serupa terulang lagi. 

"Polri perlu memperkuat program pembinaan mental, pengawasan terhadap tekanan kerja, dan mengurangi stigma terkait kesehatan mental.

Hal ini untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan mendukung bagi anggotanya," kata Sugeng. 

Sehingga peran pimpinan di setiap lini satuan kerja di Polri dari tingkat Mabes sampai tingkat kewilayahan di Polsek sangat penting. 

Hal itu telah diatur dalam Perkap 2 Tahun 2022 tentang Pengawasan Melekat (waskat) di Lingkungan Polri. 

Peraturan yang ditandatangani oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada tanggal 16 Maret 2022, pada pasal 2 diatur adanya kewajiban atasan melakukan waskat pada bawahan.

IPW menilai setiap pimpinan atau atasan harus dapat menjadi teladan bagi bawahannya, membangun komunikasi terbuka, dapat mengatasi konflik internal dan juga memberikan penghargaan/apresiasi terhadap bawahannya. 

Dengan begitu, maka anggota Polri yang menjadi bawahan merasa terayomi. Sehingga beban berat yang secara psikis membebaninya dapat solusi.

Beban berat secara psikis itu, emosi yang berlebihan menjadikan anggota Polri berpikiran pendek, melakukan bunuh diri dengan cara menembakkan pistolnya. 

Pada bulan April 2024 lalu, dua anggota polisi melakukan bunuh diri dengan menembakkan pistolnya ke kepala atau badannya. 

Pertama, dilakukan oleh Kompol Tumanggor pada Kamis, 4 April 2024. 

Perwira Ditresnarkoba Polda Jateng itu mengakhiri hidupnya di dalam mobil warna putih di sebuah rumah dinas Komplek Akpol Blok K Jalan Sanusi, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah. 

Kepolisian menyatakan bahwa Tumanggor bunuh diri karena diduga ada masalah keluarga. 

Kedua, dilakukan Brigadir Ridhal Ali Tomi. 

Anggota Satlantas Polres Kota Manado itu tewas dengan luka tembak di dalam mobil Toyota Alphard di Kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (25 April 2024). 

Ketiga, Ipda Bambang Subagya, Kanit Samapta Polsek Girimulyo, Polres Kulon Progo tewas bunuh diri dengan menembakkan senjatanya ke arah kepala, di rumahnya di Padukuhan Gendu, Kelurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo pada Selasa (3 September 2024).

(Tribunnews.com)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved