Berita Bangka Belitung

Bibit Siklon Tropis Picu Cuaca Ekstrem di Babel, BMKG Minta Warga Waspada hingga 2 Hari ke Depan

Pihbak Stasiun Meteorologi Depati Amir Pangkalpinang mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologis.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Novita
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Tim BPBD dan DLH Pangkalp;inang mengvakuasi pohon tumbang di depan Tela Kopi, Gg Singapur, Jalan Masjid Jamik Kota Pangkalpinang Senin (30/12/2024) 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Cuaca ekstrem melanda Kota Pangkalpinang dan sejumlah wilayah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Senin (30/12/2024).

Sejak pukul 13.00 WIB, hujan deras disertai angin kencang mengguyur Kota Pangkalpinang, mengakibatkan tujuh lokasi pohon tumbang, termasuk di Jalan Selan depan SDN 42 Kota Pangkalpinang dan Gang Singapur.

Bahkan dua orang meninggal dunia akibat tertimpa pohon tumbang di depan SDN 42 Kota Pangkalpinang.

Pihbak Stasiun Meteorologi Depati Amir Pangkalpinang mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologis hingga dua hari ke depan.

Cuaca ekstrem yang melanda Kota Pangkalpinang dan sejumlah wilayah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Senin (30/12/2024), dipengaruhi oleh adanya bibit siklon tropis di sebelah selatan Jawa. 

Prakirawan Stasiun Meteorologi Depati Amir, Ambinari Rachmi Putri, menjelaskan bahwa saat ini puncak musim hujan periode 2024/2025 sedang berlangsung, yang memicu tingginya pertumbuhan awan hujan di wilayah Bangka Belitung. 

"Bibit siklon tropis ini menyebabkan pergerakan angin di atas Kepulauan Bangka Belitung menjadi sangat cepat, mencapai 21 knot atau 38,9 km/jam," jelas Ambinari, Senin (30/12/2024).

Selain intensitas hujan yang tinggi, kondisi ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologis seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, dan kerusakan lainnya akibat angin kencang.

Sejak pukul 13.00 WIB, hujan deras disertai angin kencang mengguyur Kota Pangkalpinang, mengakibatkan tujuh lokasi pohon tumbang.

BMKG Pangkalpinang menyebut, kondisi ini sebagai dampak dari aktivitas bibit siklon tropis yang mempercepat aliran angin dan meningkatkan curah hujan.

Masyarakat diminta tetap tenang namun waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama pada siang hingga sore hari, serta dini hari hingga pagi hari.

"Masyarakat diminta berhati-hati jika beraktivitas di luar rumah, menjauhi pohon besar, dan berlindung di tempat kokoh seperti di dalam rumah saat angin kencang melanda," kata Ambinari. 

Masyarakat juga diimbau rutin memperbarui informasi cuaca melalui website resmi BMKG yakni cuaca.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, atau media sosial resmi BMKG.

Cuaca ekstrem seperti yang terjadi hari ini diprediksi masih akan berlangsung hingga dua hari ke depan. 

"Kondisi seperti ini wajar terjadi di puncak musim hujan, namun dampaknya bisa diminimalkan jika kita semua tetap waspada dan sigap menghadapi situasi darurat," imbuhnya.

BMKG terus memantau perkembangan bibit siklon tropis tersebut dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, guna memastikan keselamatan masyarakat di wilayah Bangka Belitung.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved