Berita Kriminalitas

Warga Bikang Bangka Selatan Tewas Dibacok Tetangga, Pelaku Sakit Hati Sering Disebut Gila

Perempuan bernama Soleha (51) warga Desa Bikang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, meninggal dunia usai dibacok seorang laki-laki SL (42).

Tayang:
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Novita
ISTIMEWA
SL (42) warga Desa Bikang, Kecamatan Toboali menjalani pemeriksaan di Ruang Satreskrim Polres Bangka Selatan, Senin (20/1/2025) malam. SL ditangkap karena membacok tetangganya secara membabi buta. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Seorang perempuan bernama Soleha (51) warga Desa Bikang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, meninggal dunia usai dibacok tetangganya seorang laki-laki berinisial SL (42) pada Senin (20/1/2025).

Peristiwa ini diduga dipicu oleh cekcok antara pelaku dan korban yang sudah berlangsung lama. 

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bangka Selatan, AKP Raja Taufik Ikrar Bintani mengungkapkan, insiden pembacokan terjadi pada sekitar pukul 15.45 WIB Senin kemarin. 

Peristiwa berdarah itu terjadi ketika pelaku SL (42) baru pulang dari kebun miliknya. 

Pelaku yang diketahui membawa sebilah golok yang terselip di pinggangnya, tiba-tiba langsung berhenti di pondok warung tempat korban berada. 

Di sana, korban sedang asyik mengobrol dengan dua orang warga lainnya berinisial War dan Iw.

Pelaku tiba-tiba menghentikan sepeda motornya, turun dan mencabut golok dari pinggangnya, kemudian langsung mengayunkan ke arah War sebanyak satu kali. 

Beruntung War dan Iw berhasil menyelamatkan diri dengan cara berlari masuk ke dalam rumah. 

Nahasnya, korban yang berusaha masuk ke dalam rumah milik War, justru dikejar oleh pelaku dan menjadi bulan-bulanan.

"Di dalam rumah itu, pelaku dengan brutal mengayunkan golok berkali-kali ke arah korban. Setelah itu langsung meninggalkan lokasi," ungkapnya, Selasa (21/1/2025).

Mengetahui korban mengalami luka cukup parah di beberapa bagian tubuh, warga langsung membawa korban ke RSUD Junjung Besaoh. 

Sayangnya, nyawa korban tidak bisa diselamatkan karena banyaknya luka yang dialami usai menjalani perawatan. 

Usai dinyatakan meninggal dunia, korban langsung disemayamkan oleh pihak keluarga di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Bikang.

Menurut Raja, peristiwa ini diduga dipicu oleh cekcok antara pelaku dan korban yang sudah berlangsung lama. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku dan korban memang kerap terlibat perselisihan sejak lama. 

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved