Berita Belitung Timur

Kapan HUT Beltim ke 22? Panitia Ungkap Tema dan Logo Hari Jadi Belitung Timur 2025

Perayaan HUT Beltim ke 20 ini diharapkanmya bisa menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai kearifan lokal.

|
Editor: Kamri
ISTIMEWA
Logo HUT ke 22 Belitung Timur yang menandai peringatan hari jadi ke 22 Belitung Timur yang akan dilaksanakan pada Senin, 27 Januari 2025 mendatang. 

POSBELITUNG.CO – Hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Belitung Timur yang ke 22 akan segera diperingati dalam waktu dekat ini.

Kabupaten yang berada di bagian timur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini akan genap berusia 22 tahun pada tahun 2025.

Perayaan HUT Beltim ke 22 ini diharapkanmya bisa menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai kearifan lokal.

Selain itu, menumbuhkan semangat persatuan dalam pembangunan daerah yang berlandaskan pada adat dan agama.

"Harapan kami, tema ini bisa menjadi pengingat bagi generasi muda untuk terus melestarikan budaya dan nilai agama masing-masing dalam kehidupan sehari-hari," kata Sekretaris Panitia HUT ke-22 Belitung Timur, Ida Lismawati kepada Posbelitung.co, Rabu (22/1/2025).

Baca juga: Pencarian Sertu Hendri DPO TNI di Belitung Memasuki hari ke 8, Kapuspen TNI Tegaskan Hal Ini

Ia mengatakan berbagai rangkaian acara telah dipersiapkan untuk memperingati hari Jadi Belitung Timur 2025 ini.

Rangkaian acara dimulai tanggal dari tanggal 27 hingga 31 Januari 2025.

Kegiatan ini dilasanakan untuk memeriahkan peringatan hari jadi ke 22 Belitung Timur.

Kegiatan yang dilaksanakan seperti pagelaran budaya, seni, lomba tradisional, dan kegiatan keagamaan yang diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi di masyarakat.

Peringatan HUT Beltim ke 22 akan dilaksanakan pada Senin tanggal 27 Januari 2025.

Pada hari jadi Belitung Timur 2025 ini dirayakan dengan mengangkat tema 'Adat Bersanding Syariat'. 

Menurut Ida Lismawati, tema Adat Bersanding Syariat ini mencerminkan harmoni antara adat istiadat dan ajaran agama yang menjadi identitas masyarakat Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Kita multikultur terbentuk dari beragam adat, budaya, hingga agama.

Jadi kita mau bahwa Beltim beradat, tapi juga bersyariat.

Syariat di sini juga tidak menitikberatkan pada satu agama, tapi seluruhnya yang ada di Beltim," jelas Ida.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved