Penemuan Mayat di Sungai Bebar

Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Air Bebar Pangkalpinang, Polisi Periksa Saksi-Saksi

Kasus penemuan mayat tanpa identitas itu menemui titik terang setelah ada laporan pihak keluarga

Tayang:
Penulis: Adi Saputra | Editor: Kamri
Bangkapos.com/Adi Saputra
PENEMUAN MAYAT- Warga dan aparat kepolisian mengevakuasi mayat tanpa identitas di jembatan Selindung, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (2/3/2025). 

POSBELITUNG.CO - Kasus penemuan mayat tanpa identitas di Air Bebar, Sungai Selindung, Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini ditangani pihak kepolisian.

Polsek Taman Sari saat ini melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi di lokasi penemuan.

Kasus penemuan mayat tanpa identitas itu menemui titik terang setelah ada laporan pihak keluarga pada saat proses evakuasi, Minggu (2/3/2025).

Mayat tanpa identitas itu ditemukan warga saat hendak mancing, di alur sungai Air Bebar, Selindung, Kota Pangkalpinang sekitar pukul 10.35 WIB.

Temuan itu kemudian dilaporkan ke polisi.

Tim Basarnas Pangkalpinang selanjutnya melakukan evakuasi dan jasad dibawa ke RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang.

Kapolsek Taman Sari Kompol Agus Prastiawa mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi di TKP penemuan mayat.

Termasuk suami dari korban.

"Iya, kita tadi sudah minta keterangan dari saksi yang pertama kali menemukan mayat itu dan kami pun sudah membawa mayat ke RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang dibantu oleh tim Basarnas," kata Kompol Agus Prasatiawan.

Baca juga: Breaking news: Sosok Mayat Tanpa Identitas di Air Bebar Pangkalpinang, Sedot Perhatian Warga

Ia menjelaskan korban diduga ini sudah sejak Kamis (27/2/2025) lalu pergi dari rumah menggunakan sepeda motor.

Setelah itu, korban tidak pulang ke rumah sejak beberapa hari.

"Tadi kita tanya ke warga ada tidak yang mengetahui korban.

Pas proses pencarian ada suami dari korban ini mendatangi TKP dan melihat sepeda motor milik korban hingga memastikan itu adalah istri dan keluarga mereka," ujarnya.

"Diduga korban ini sudah pergi dari rumah tiga hari lalu, dia pergi dari rumah karena diduga ada permasalahan dengan suami hingga pergi dan tidak kembali hingga dikabarkan meninggal dunia," jelas Agus.

Agus menyebutkan mayat tersebut sudah dibawa ke RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang guna menjalani otopsi atau visum.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved