Berita Belitung Timur

Begini Bupati Belitung Timur Menghadapi Tantangan Efisiensi Anggaran: Kita Harus Bekerja Lebih Keras

Bupati Beltim, Kamarudin Muten, juga mendorong efisiensi dalam kegiatan pemerintahan, termasuk mengurangi perjalanan dinas yang dianggap tidak perlu.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Novita
IST/Dokumentasi Diskominfo Beltim
KAMARUDIN MUTEN - Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten. Kamarudin menegaskan, bahwa tantangan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat harus disikapi dengan cara kerja yang lebih efektif dan berorientasi hasil. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, menegaskan bahwa tantangan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat harus disikapi dengan cara kerja yang lebih efektif dan berorientasi hasil.

Dengan latar belakang sebagai pengusaha, ia menilai daerah tidak bisa hanya bergantung pada anggaran yang ada, tetapi juga harus mencari solusi untuk meningkatkan pendapatan dan memastikan penggunaan anggaran benar-benar berdampak bagi masyarakat.

"Pemerintah daerah juga harus berpikir mencari uang, bukan hanya menghabiskannya. Anggaran yang ada harus digunakan untuk yang ada hubungannya kepentingan masyarakat," kata Afa, panggilan akrab Kamarudin Muten, Jumat, (7/3/2025). 

Ia mencontohkan, kondisi di RSUD, di mana ada enam petugas kebersihan, tetapi lingkungan tetap tidak terawat.

Untuk memastikan efektivitas kerja, ia bahkan meminta petugas kebersihan memakai seragam agar lebih mudah mengawasi siapa yang benar-benar bekerja.

"Kalau kerja tidak benar, saya ganti. Saya masih pakai gaya pengusaha. Kalau tidak punya anggaran besar, kita harus bekerja lebih keras," tegasnya.

Selain itu, Afa juga mendorong efisiensi dalam kegiatan pemerintahan, termasuk mengurangi perjalanan dinas yang dianggap tidak perlu.

Untuk meningkatkan transparansi, ia berencana membuat sistem pengaduan masyarakat berbasis online agar bisa langsung memantau kinerja kepala dinas.

Ia tidak ingin lima tahun kepemimpinannya berlalu tanpa perubahan nyata.

"Jangan sampai saya bekerja keras, tetapi tidak ada hasil yang berarti. Sistem ini akan memastikan agar saya tahu mana kepala dinas yang benar-benar bekerja dan mana yang tidak," tegasnya.

Dengan pendekatan yang lebih tegas dan berorientasi hasil, Afa berharap Belitung Timur bisa lebih mandiri dalam mengelola anggaran, serta menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan akuntabel. 

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved