Berita Belitung Timur

Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten Tancap Gas

"Sekarang kita sedang menyiapkan kawasan dan lahan. Rencananya ada kawasan industri," ujar Kamarudin

Editor: Teddy Malaka
Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari
SILATURAHMI - Tim Redaksi dan Bisnis Pos Belitung melakukan kunjungan silaturahmi ke Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, Jumat (7/3/2025). Kunjungan ini memerkuat kerjasama antara Pos Belitung dan Pemkab Beltim. 

POSBELITUNG.CO, MANGGAR - Di ruang kerja yang baru beberapa hari ditempatinya, Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, menunjukkan keseriusannya dalam memimpin daerah ini. Lima hari menjabat, ia tak sekadar duduk diam.

Berbagai janji kampanyenya mulai mendapat progres nyata, termasuk rencana masuknya investor smelter bauksit dan pabrik sawit yang kini dalam tahap penjajakan serius.

"Sekarang kita sedang menyiapkan kawasan dan lahan. Rencananya ada kawasan industri," ujar Kamarudin dalam perbincangan hangat bersama Tim Pos Belitung, Jumat (7/3).

Ia mengataka kepada masyarakat ia punya janji 10.000 lapangan kerja.

"Saya tidak mau 5 tahun tanpa hasil, janji saya soal lapangan kerja. Selesai 5 tahun cuma dibukakan pintu mobil, untuk apa," kata dia.

Tak sekadar berbicara soal rencana besar, Kamarudin juga menekankan pentingnya efisiensi anggaran dan transparansi.

Ia menyadari bahwa banyak yang perlu dibenahi, terutama dalam pengelolaan dana daerah.

"Semua anggaran harus transparan supaya tidak terjadi pemborosan yang membuat pembangunan daerah menjadi terhambat. Kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas," tegasnya.

Sebagai pengusaha, ia tak ingin pemerintahan sekadar menghabiskan anggaran tanpa pemanfaatan yang jelas.

Ia mencontohkan kondisi RSUD yang memiliki enam petugas kebersihan, tetapi lingkungan tetap kurang terawat.

"Kalau kerja tidak benar, saya ganti. Saya masih pakai gaya pengusaha. Kalau tidak punya anggaran besar, kita harus bekerja lebih keras," ujarnya tegas.

Gaya kepemimpinannya yang lugas ini juga tercermin dalam kebijakan pemantauan kinerja.

Salah satu inovasi yang tengah dirancang adalah kanal pengaduan masyarakat berbasis online.

Warga Belitung Timur nantinya dapat langsung menyampaikan keluhan, saran, dan aspirasi mereka kepada pemerintah.

"Jangan sampai saya bekerja keras, tetapi tidak ada hasil yang berarti. Sistem ini akan memastikan saya tahu mana kepala dinas yang benar-benar bekerja dan mana yang tidak," tambahnya.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved