Ramadhan 2025

Dr Zaidul Akbar Bagikan Rahasia Sehat Berpuasa Ramadhan, Kuncinya Saat Sahur dan Berbuka

Dia menyebutkan makanan yang masuk ke tubuh saat sahur berpengaruh pada seluruh organ-organ tubuh.

Editor: Alza
Istimewa
PUASA - Foto ilustrasi anak menunggu waktu berbuka puasa. Pakar Kesehatan dr Zaidul Akbar membagikan tips sehat berpuasa. 

Kalau lemak sudah dipakai maka akan powerfull luar biasa," ucap dr Zaidul Akbar.

Hal ini bisa diterapkan namun tidak disarankan bagi orang yang sangat kurus.

Makan kembali saat waktu sahur, otomatis tubuh berada dalam fase puasa terus-menerus.

Bagi laki-laki memicu kenaikan hormon testosteron, sedangkan bagi perempuan satu per satu hormon akan reset.

"Tapi setelah tarawih, ada lontong, nasi goreng, ini godaan.

Makanya puasa itu berat, makanya semakin berat suatu amalan semakin besar pahalanya.

Saking beratnya disiapkan satu pintu khusus bagi orang yang mau puasa," tuturnya.

Di bulan Ramadhan diperlukan makanan fisik secukupnya saja.

dr Zaidul Akbar menyebutkan perlu satu piring yang isinya sabar, subur, ikhlas, tawaddu, pemaaf, kasih sayang.

"Itu yang kita makan tiap hari dengan cara membaca Quran, sedekah sehingga menjadi makanan untuk qolbu kita," ujarnya.

Konsep makan fisik yang telah dijelaskan juga diyakini akan menurunkan berat badan, sehingga selama bulan Ramadhan akan tetap ideal.

dr Zaidul Akbar menerangkan pedoman isi piring yang sesuai Nabi MUhammad SAW ada pada Surah Abassa.

"Surah Abassa itu memberikan pedoman kepada kita 4/6 isi piring adalah sayur dan buah-buahan, 1/6 bijian, dan 1/6 lainnya protein," jelas dr Zaidul Akbar.

Ia mengatakan, tubuh manusia dewasa umumnya dipenuhi dengan karbohidrat berlebih.

Namun ia tidak menyarankan untuk melakukan diet karbo, karena bagaimanapun tubuh tetap perlu karbohidrat.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved