Berita Belitung

Perumda Tirta Batu Mentas Belitung Bangkit dari Kinerja Terburuk, Kini Sehat Nasional

Sumber air baku yang digunakan Embung Batu Mentas, yang lainnya cadangan sebagai antisipasi jika terjadi kerusakan

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Kamri
Istimewa
PERUMDA BATU MENTAS - Dialog host Pos Belitung Disa Aryandi dengan Direktur Perumda Tirta Batu Mentas Badia Parulian di studio Pos Belitung, Rabu (9/4/2025). Capaian ini diraih dalam waktu tiga tahun melalui pembenahan manajerial, efisiensi SDM, peningkatan layanan, dan penambahan pelanggan. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG —Dari posisi salah satu PDAM dengan kinerja terendah di Indonesia, kini Perumda Tirta Batu Mentas Kabupaten Belitung berhasil bangkit dan dinyatakan sehat secara nasional oleh Kementerian PUPR pada 2024.

Capaian ini diraih dalam waktu tiga tahun melalui pembenahan manajerial, efisiensi SDM, peningkatan layanan, dan penambahan pelanggan.

Direktur Perumda Tirta Batu Mentas, Badia Parulian, mengungkapkan upaya perbaikan yang terus dilakukan agar perusahaan milik daerah ini tidak hanya menjalankan fungsi sosial sebagai penyedia layanan air bersih, tetapi juga mampu mencetak profit demi menyokong pendapatan asli daerah (PAD).

Bagaimana upaya yang dilakukan Badia dalam memimpin perusahaan daerah ini?

Lalu apa langkah dalam mengembangkan perusahaan yang bergerak dalam sektor pelayanan dasar ini? 

Berikut kutipan wawancara khusus Pos Belitung dengan Badia Parulian, Rabu (9/4/2025).

Perusahan milik pemerintah daerah ini termasuk PSO ya? Ini seperti apa? 

Perumda Tirta Baru Mentas atau PDAM ini termasuk hak kepemilikan dari pemerintah daerah. Kami punya dua fungsi utama dari sisi sosial dan bisnis.

Sebenarnya PDAM atau Perumda dibentuk untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat karena ini fungsi dan tanggung jawab pemerintah daerah untuk menyiapkan kebutuhan air bagi masyarakat. 

Memang sebagai public service obligation (PSO) berfokus memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tapi tidak hanya mendapatkan keuntungan. 

Memang PDAM atau Perumda sebagai BUMD dituntut pada akhirnya mendapatkan profit atau keuntungan.

Kami juga berterima kasih kepada Pak Bupati, Pak Djoni Alamsyah, yang memberikan perhatian khusus kepada PDAM, agar bisa bekerja lebih baik sehingga menghasilkan profit dan menunjang PAD ke depannya.

Kami juga siap saling mendukung agar semua berjalan, pelayanan berjalan, kebutuhan air tercukupi dan di sisi lain bisa profit, supaya ada keuntungan yang didapatkan dari perusahaan ini. 

Perumda sudah 4 tahun dari sebelumnya PDAM. Bagaimana perkembangannya? 

PDAM ini baru menjadi Perumda pada 2021.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved